Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,
"Menyia-nyiakan waktu itu lebih parah daripada kematian. Karena menyia-nyiakan waktu memutus dirimu dari Allah dan negeri akhirat, sementara kematian itu memutus dirimu dari dunia dan penghuninya.
[ al-Fawaid hal. 44 ]