@Aizahuma akurasinya tajam.
dan hal hal yang beliau sampaikan, sesuai dengan fakta.
hanya pengkhianat bangsa, yang punya niat mengolok olok UAS dengan berbagai sebutan negatif.
Pidato upacara HUT kemerdekaan RI ke-81 terbaik 2026 , bukanlah dari presiden, gubernur, maupun pejabat pejabat lainnya, melainakn dari guru tercinta Ustadz Abdul Shomad 🇮🇩🤍
MANTAN KETUA MK NALAR SESAT🚨
BONGKAR NALAR SESAT DEMO DI GELORA SENAYAN
Sebuah kritikan tajam awak lontarkan kapada bomers @JimlyAs menanggapi logika Dungu mantan Ketua MK iniyang menyarankan agar aksi demonstrasi dipindahkan dari jalanan ke tempat terisolasi seperti Gelora Senayan.
Pernyataan tersebut awak nilai buta nalar dan gagal memahami esensi dasar konstitusi serta sejarah pergerakan sipil, Demonstrasi di jalanan bukan sekadar kerumunan pak tua, melainkan bentuk daya tekan politik paling murni sekali lagi pak tua PALING MURNI!
Jika aksi protes dipindahkan ke dalam gelora senayan, itu bukan lagi gerakan perlawanan pak tua, melainkan sekadar festival, konser, atau pertandingan olahraga yang sama sekali tidak memiliki daya tawar di hadapan penguasa.
Awak kasih paham dan pencerahan kepada pak tua. Ada 3 Alasan KERAS Mengapa Jalanan & Gedung Pemerintah Adalah Pilihan Mutlak.
1. MENGGANGGU KENYAMANAN PENGUASA SECARA LANGSUNG
- Target Tepat Sasaran
Jalanan/Gedung instansi adalah simbol kekuasaan tempat para pembuat kebijakan bekerja.
- Efek Tekanan Psikologis pak tua
Kehadiran massa di depan gerbang memaksa penguasa mendengar jeritan rakyat, bukan malah duduk nyaman di ruang ber-AC seolah tidak terjadi apa-apa. Jikapun ada perwakilan di gelora senayan yang datang, ibarat kata tidak ada tekanan yang kuat bahkan mereka hanya menganggap jeritan rakyat sebagai lelucon.
2. VISIBILITAS & GANGGUAN MASSAL YANG TERUKUR PAK TUA.
- Menyita Perhatian Publik
Jalanan adalah urat nadi kota pak tua. Gangguan sementara di jalan raya memaksa seluruh media massa dan publik untuk menoleh pada isu ketidakadilan yang sedang disuarakan. Kurang jelas awak tambahkan lagi.
- Memaksa Kesadaran Kolektif
Aksi di ruang publik memastikan pesan sampai dan tidak mudah diabaikan begitu saja oleh pemangku kebijakan.
3. GELORA SENAYAN ADALAH JEBAKAN PENJINAKAN & ISOLASI MASSA
- Taktik Pembungkaman
Menggiring demonstran ke dalam gelora senayan adalah cara klasik untuk melokalisir, meredam, dan mengisolasi suara rakyat agar tidak mengguncang stabilitas politik penguasa.
Menyuarakan aspirasi di ruang publik dan jalanan adalah HAK KONSTITUSIONAL untuk menguji seberapa peka telinga pemerintah terhadap jeritan rakyatnya. Jangan biarkan narasi orang sesat ini digunakan sebagain penjinakan dan mengerdilkan daya kritis masyarakat!
Untuk bapak yang terhormat Sudahlah nikmati saja masa pensiun mu, semakin banyak anda bercakap semakin ketahuan daya nalarmu tentang aksi jalanan.
Oea Bagaimana barang hasil kerja mu di reformasi polri? Sudahkah berjalan sesuai yang diharapkan atau masih mandek. Nah kalo pak tua mau bersuara lebih baik pretelin tuh polri dan TNI yang masuk keranah sipil.
Mantan ketua MK begini aja gak paham. Capek deh.....🙏🙏🙏
Mohon maaf pak jika bahasa awak kurang enak. Kadang lebih baik keras dari pada lembut tapi tak menusuk.
Bagi awak semuanya sama di X ini gak ada yang lebih tinggi dan lebih rendah asalkan sesuai substansi.
Silahkan dibantah pak jika awak salah🙏
Siap untuk belajar.
Saat itu, orang tua bisa tenang mencari nafkah, dan anak-anak bisa nyaman menuntut ilmu. 🥹🥹
Pak SBY, kelak di akhirat akan saya sampaikan kepada Tuhan bahwa kepemimpinan Bapak benar-benar kami rasakan manfaatnya. 🥹❤️
Sehat selalu, Pak. Semoga selalu dalam lindungan Allah. 🤲
Alfatihah untuk alm ibu Ani Yudhoyono 🥀✨
Aseli ga tahu apa yang jadi pertimbangan pemerintah.
Ini baru satu titik, belum titik yg lain.
"Kami hanya andalkan sisa-sisa beras yang bisa diambil dari reruntuhan bangunan"
Seruu nih, baru aja kelar baca buku tentang demo dari authornya jakarta method
Ternyata kalo tujuan demonya buat bukan cuma menyampaikan aspirasi tapi mau ada action dari sisi pemerintah, dari observasi di timur tengah, eropa, china, amerika latin itu metode yg paling efektif bikin kotanya mati (cnth : bikin macet total di pusat kota, bikin bandara atau stasiun gabisa berfungsi)
Pernyataan perwakilan BEM UI usai aksi di Bundaran HI menegaskan kekhawatiran mendalam rakyat: rezim Prabowo dinilai mulai memusatkan kekuasaan kembali ke pusat, menyerupai pola sentralisasi ala Orde Baru.
Pemangkasan dana transfer daerah serta pemaksaan program top-down (seperti KDMP yang mengancam hangusnya dana daerah jika tak dipatuhi) jelas-jelas mengerdilkan prinsip otonomi daerah.
Yang paling menyakitkan, kritik dan suara rakyat yang disuarakan mahasiswa selama ini sejatinya terdengar oleh penguasa, namun hanya dijadikan bahan lelucon dan cemoohan di atas podium pidato. Di saat empati pimpinan absen untuk bencana riil seperti di NTT dan Flores, publik justru disuguhi retorika manis tanpa koreksi kebijakan.
Rakyat tidak butuh pidato jualan jargon atau narasi nostalgia, tapi pemimpin yang mau mendengar dan bekerja nyata! Konsolidasi mahasiswa dipastikan akan terus bergulir dan berlipat ganda sampai kedaulatan serta keadilan struktural benar-benar diraih kembali.
Video : kompas tv
Plus yang gue suka dari demo BEM di Thamrin ini..
Penerimaannya dari kelas menengah kantoran udah lebih baik.
Masih ingat gw 10 tahun lalu, demo beginian biasanya dibully. Dijelek-jelekin. Dianggap bikin macet dan ngerepotin mereka.
Mungkin, situasi ekonomi makin susah, membuat mereka ga masalah sama demo.
Apalagi, demo ini menjadi penyambung keresahan mereka selama ini.
tadi pas nyampe stasiun cirebon, langsung ditawarin jasa porter sama bapak-bapak. kukira beliau yang bakal angkut, ternyata malah manggil temennya dan bilang, “sama dia aja ya kak, kasian dari pagi belum dapet.”
tuhan... langsung nusuk banget rasanya ke dada. selain sedih karena masnya belum ada yang pakai jasanya, gue juga terharu sama bapak-bapak yang mau berbagi.
bener ya, zaman sekarang kalau nggak “rakyat bantu rakyat” kayaknya susah buat hidup.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung terlibat perdebatan dengan perwakilan BEM UI, termasuk Wakil Ketua BEM UI Fatimah Azzahra, di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).
Membandingkan dua hal dibawah ini memang akan sangat kontras.
Yang satu bicara women empowerment dengan sangat fancy, financial stable, necis, high class, well educated, good looking, klo liat IGnya mereka juga sering pamer padel - pilates. Aktivitas orang have lah.
Yang satunya, Fatimah. Memang masih mahasiswa namun berani berdebat dengan pemerintah, bahkan sampai turun dijalan. Berdebat juga dengan polisi. Keberanian yang luar biasa. Dia memperjuangkan hak banyak orang.
Mungkin karena jaman sudah berubah, tetapi bagi saya sih klo bicara tentang women empowerment itu adalah gerakan akar rumput dari perempuan-perempuan sederhana yang memperjuangkan hak hidup komunitasnya.
Contoh:
- Suster M. Brigitta Renyaan, tokoh masyarakat Maluku yang memiliki gagasan kuat tentang rekonsiliasi antar komunitas beragama sejak pecah konflik Maluku tahun 1999, khususnya di Ambon.
- Aleta Baun (Mama Aleta) dengan Aksi demo damai bersama ibu (mama-mama) adat Suku Mollo di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, menolak penambangan marmer. Dan itu berhasil.
- Sri Fany Mony asal Ohoi Watkidat, Kabupaten Maluku Tenggara. Dapat penghargaan Perempuan Inspiratif 2025 oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) atas jasanya menggerakkan ekonomi pesisir. Membantu mama-mama di wilayah pesisir menjadi mandiri secara ekonomi.
Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh berinisial FD (58) diberhentikan atau dicopot sementara dari jabatannya setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan liwath atau hubungan sesama jenis. Pemerintah Kota Banda Aceh mengambil keputusan tersebut setelah FD menjalani pemeriksaan oleh penyidik ASN pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Polisi Syariah atau Wilayatul Hisbah (WH).
Simak berita selengkapnya di https://t.co/12KzHzegth, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #KepalaInspektoratBandaAceh #BandaAceh #DugaanLiwath #HubunganSesamaJenis