Saat tertawa, matahari merekah hangatnya
Kala tersenyum, udara menyerbakkan harum
Saat kau menangis, mendung berkumpul dibuatnya
Jika masam raut, dunia tak tenang berguncang kalut
Selama ini aku dipenuhi rasa takut dan ragu, tapi ya Allah kali ini aku ingin berusaha melawan itu. Kuatkan aku selama menempuh jalan yang tentu akan berliku. Dan izinkanlah aku untuk sampai pada tujuan mulia itu.
Akan selalu ada hujan, akan selalu datang badai. Beberapa hidup melewatinya, sedang yang lain lari menjauhinya. Beberapa sering mengalaminya, sedang yang lain terbentuk darinya.
Dalam berjalannya kehidupan kita, pasti akan menghadapi badai
Kuatkan diri, tenangkan hati
Supaya badai segera menghilang, bukan kita yang menghilang bersama badai
Dalan urip e menungso cen bedo bedo, ora koyo liyane yo orapopo. Ngelakoni sak mampune wae, wong kuat e yo gur ngene. Kabeh tetep kudu di syukuri, arepo kahanan ra mbejaji.
Dalam terangmu aku belajar bagaimana mencintai. Dalam kecantikanmu, bagaimana membuat puisi. Kau menari di dalam dadaku di mana tidak ada yang melihatmu, tapi terkadang aku melakukannya, dan pemandangan itu menjadi seni ini (Jalaluddin Rumi).
Maafkan kakak ya dek, kakak gabisa jaga ibuk dengan baik sampai cerita kamu udah berakhir sebelum dimulai, kakak tetap sayang kamu walaupun belum pernah lihat kamuπ₯