Israel ini memang biang kerok kerusuhan dunia, membunuh manusia tak pandang bulu. Pekerja kemanusiaanpun, dokter, kalian bantai sekeluarga. Kalian tidak layak disebut sbg bangsa. Gerombolan sadis tak berperikemanusiaan...🤔
https://t.co/YfQuH2DJxr
@ch_chotimah2 Sudahlah, kamu pasti tau siapa abu janda alias Permadi dan apa tujuannya, justru selama ini yang sangat sentimen terhadap islam adalah dia.
Masa sudah move on dari mulyono, tapi abu janda masih dijadikan acuan 😁😁😁
Ceuk urang Sunda mah NGALUNJAK, kena² keur jadi pamimpin jeung kena² keur loba pengikutna, nu mere masukan langsung di serang di bully. Asa aing pang benerna teu paduli omongan batur ceuk aing kitu, kitu!
Harusnya KDM bukan cuma ngibul pengen ngenalin nama sesuai daerah masing2, tapi kenalin pelayanan rumah sakit ditingkatkan dengan kualitas terbaik
Dan dengan percaya dirinya dia ngibul, bahwa tidak ada anggaran.
Budaya hanya dijadikan tunggangan politik dia.
Siap2 PUSDAI jadi PUSDAWI ( pusat Dakwah Wiwitan )
Sebelumnya yg disita 11,8 triliun skrng 1,3 triliun.
Korupsi era Jokowi, bukti Jokowi gagal dlm pemberantasan korupsi, korupsi makin besar dan jumlah kerugian negara makin tinggi, mengalahkan rezim2 sblmnya.
Kejagung Kembali Sita Rp1,3 Triliun di Kasus di Kasus Korupsi CPO
https://t.co/kUqibQG5Yz
Rakyat tidak butuh nama rumah sakit, yang rakyat butuh pelayanan.
Dikritik dianggap menghambat, susah menerima masukan. Merasa diatas angin.
Nama rumah sakit diganti nama karena demi memunculkan kearifan budaya sunda.
Yasudah nanti semua masjid dan mushalla dan semua tempat apapun namanya ganti sekalian jadi nama yang mengandung sunda.
PUSDAI jadi PUSDAWI ( Pusat Dakwah Wiwitan )
Rumah sakit diganti nama karena dianggap terlalu Islami.
Katanya demi “kesundaan”.
Tapi yang sakit tak peduli nama, yang mereka butuh, adalah pelayanan.
Bukan papan nama baru.
Kritik dianggap penghambat.
Perbedaan dianggap pembangkangan.
Setiap suara dimatikan oleh arogansi yang dibungkus budaya.
Padahal rakyat tak butuh simbol. Mereka butuh solusi.
Budaya Sunda itu agung.
Tapi jika dijadikan tameng ambisi politik dan dibentur benturkan dengan agama
itu bukan pelestarian, itu penyesatan.
✓Arsip Hitam
Prinsipnya kebijakan apapun terserah orang yg sdg memimpin.
Hanya saja @DediMulyadi71 ini sulit diberi masukan, rakyat yg mengkritik dianggapnya menghambat kinerja pemerintah.
RS ini milik pemprov, besok lusa semua fasilitas pemprov berbau Islami akn dirubah jd wiwitan. #catat
Namun dalam sunyi rakyat bertanya,
mengapa hukum masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas?
Mengapa yang berseragam melindungi yang kuat, sementara yang lemah kerap dijadikan tumbal ketertiban?
Jika Bhayangkara adalah abdi utama nusa dan bangsa, maka yang pertama dilindungi seharusnya adalah suara rakyat, bukan kepentingan kuasa, bukan tirani diam-diam.
Di usia ke-79, semoga bukan hanya barisan robot dan parade kebanggaan yang ditampilkan, tetapi juga keberanian menegakkan keadilan di hadapan kekuasaan, dan ketulusan menjaga yang tak bersuara.
✓Arsip Hitam