Diolok karena paling muda, tidak dipentingkan karena dianggap belum tahu apa-apa, dibully karena dianggap tak akan membalas. Tidak masalah, sebab hidup sering punya selera humor yang mahal. Yang direndahkan diam-diam justru diberi rezeki paling tak terduga.
Kadang watak manusia terlihat jelas saat berebut hal kecil: ribut, saling cakar, saling injak, seperti sekumpulan ayam yang berkelahi hanya demi remah di tanah. Bukan karena lapar, tapi karena serakah.