Sdh keluar dan beredar uang palsu yg ada fosfornya, cek ultraviolet juga muncul , tetapi berbeda BI nya dan tulisan 100 rb nya, hati2 ... !!!
Sosialisasi ke tmn dan saudara.
Semoga bermanfaat
🙏🌹🙏
Dapur SPPG dibangun kokoh megah.
SD sebelahnya dibiarkan reot ambruk.
Mungkin harapannya: anak-anak makan racun dulu, baru kejatuhan atap sekolah?
Emang agak laen sih pemerintah kita ini 🤣🤌
"Minimal 3 perjanjian antara Prabowo - Jokowi untuk dijadikan presiden:
1. Melindungi perjanjian2 Jokowi dengan Xi Jinping.
2. Jangan ganggu oligarki.
3. Melindungi Jokowi dan keluarganya. Kalau tidak dilindungi, ijazah palsu sudah terbongkar kemarin2"
#MakzulkanGibran2026
Keren..petugasnya sangat mengedukasi dan sangat mudah dipahami karna semua prose pengecekannya secara terbuka, sabar banget.
Bagi yg naruh uang di lemari atau celengan tanah ayam dan kodok, kalo bisa dilapisi dahulu dngn plastik bening yg suka digunakan untuk es dll
PRESTASI HUKUM TERBAIK 2026: DEMI RAMBUT PIRANG SISWA, SATU KELUARGA GURU DIHANCURKAN
Hari ini, Selasa 20 Januari 2026, kita dipaksa menonton sebuah "komedi tragis" di gedung DPR RI. Seorang guru honorer bergaji Rp 400.000 menangis histeris, bukan meminta naik gaji, tapi memohon agar keluarganya tidak dimusnahkan oleh sistem hukum yang buta nurani.
Berikut adalah fakta kronologis yang membuat akal sehat kita mati:
KRONOLOGI (BERDASARKAN FAKTA PERSIDANGAN HARI INI):
Petaka ini bermula pada 8 Januari 2025 di SDN 21 Muaro Jambi. Ibu Tri Wulansari melakukan penertiban terhadap siswa kelas 6 SD yang mengecat rambutnya menjadi pirang (merah). Tiga siswa menurut untuk dirapikan, namun satu siswa membangkang dan melawan. (Sumber: Kumparan, 20/01/2026).
Saat ditegur, siswa tersebut justru memutar badan dan melontarkan makian kata kotor tepat di wajah gurunya. Terkejut dan refleks ingin mendidik adab, Ibu Tri menepuk pelan mulut siswa tersebut—sebuah teguran spontan agar sang anak sadar bahwa lisan kotor itu haram di lingkungan sekolah. Tidak ada darah, tidak ada cacat fisik. (Sumber: Tribun Jambi, 20/01/2026).
Namun, balasan yang diterima sungguh di luar nalar. Sejak Mei 2025, Ibu Tri ditetapkan sebagai Tersangka dan harus wajib lapor mingguan ke Polres sejauh 80 km. Lebih mengerikan lagi, suaminya (Ahmad Kusai) yang ikut terseret konflik saat membela istrinya yang dilabrak, kini telah resmi DITAHAN oleh kejaksaan sejak 28 Oktober 2025. Sudah hampir tiga bulan ia mendekam di penjara. (Sumber: Detik Sumbagsel & Kumparan, 20/01/2026).
MAU DIBAWA KEMANA NEGERI INI?
Membaca fakta di atas, rasanya ingin berteriak tapi dada terlalu sesak.
Kita sedang hidup di zaman "Edan". Di mana rambut pirang seorang bocah SD dianggap Mahkota Raja yang suci dan tak boleh disentuh, sementara harga diri seorang guru boleh diinjak-injak dan dimaki dengan kata kotor.
Coba renungkan dengan hati nurani Bapak/Ibu sekalian: Hanya karena ingin meluruskan akhlak satu siswa, satu keluarga utuh harus hancur lebur. Istri jadi Tersangka, Suami masuk Penjara. Apakah ini yang namanya Keadilan Restoratif? Atau ini adalah Kriminalisasi yang Membabi Buta?
Di mana letak hati nurani penegak hukum kita? Apakah memenjarakan tulang punggung keluarga (suami Bu Tri) adalah prestasi yang patut dibanggakan, hanya demi memuaskan ego orang tua siswa yang tidak terima anaknya ditegur?
Mau dibawa kemana pendidikan negeri ini? Jika menegakkan disiplin dianggap Kriminal, dan membiarkan anak kurang ajar dianggap Hak Asasi, maka jangan kaget. Jangan kaget jika besok lusa, sekolah-sekolah di Indonesia hanya akan berisi Guru-Guru Pengecut. Guru yang datang, duduk, diam, dan masa bodoh.
Guru yang akan tersenyum manis saat melihat anak Anda merokok, tawuran, atau memaki orang tua. Kenapa? Karena kami sayang keluarga kami. Kami tidak mau nasib kami berakhir tragis seperti Ibu Tri dan suaminya.
Selamat. Kalian telah berhasil membunuh jiwa pendidik kami. Silakan nikmati kehancuran moral generasi masa depan yang kalian bangga-banggakan itu.
Ternyata pagar laut bukan hanya di Tangerang, di Bekasi ada yg lebih panjang dan lebih kokoh pagarnya
Dikunjungi Riyono anggota Komisi IV @DPR_RI@FPKSDPRRI ✅️
Kok bisa bangga dengan berfoto seperti ini ya? Apakah tidak bisa membaca strategi yang sedang dijalankan oleh presiden Israel?
Ini coba kita mintakan analisis ke ChatGPT 4o.
Konteks dan pertanyaan:
[Foto ini diupload juga ke ChatGPT sebagai konteks.]
Saya dan teman2 dilihat memiliki pengaruh dan mewakili organisasi massa yang besar, diundang oleh seorang presiden sebuah negara yang sedang mendapat sorotan negatif di seluruh dunia karena telah melakukan kejahatan kemanusiaan menurut internasional court. Kami diajak dialog dan foto bersama.
Buat analisis komunikasi publik apa yang sedang dijalankan oleh presiden itu?
ChatGPT:
Berikut adalah analisis strategi komunikasi publik yang sedang dijalankan oleh Presiden Israel, Isaac Herzog, berdasarkan foto dan pesan yang Anda bagikan:
### Analisis Strategi Komunikasi Publik
1. **Keterlibatan dengan Berbagai Kelompok**:
- Presiden Israel mengajak individu-individu berpengaruh dan perwakilan dari organisasi massa besar untuk berdialog. Ini termasuk tokoh-tokoh dari latar belakang dan pandangan yang berbeda, menunjukkan pendekatan inklusif.
- Dengan mengundang para perwakilan ini, Presiden berusaha untuk mendorong dialog dan menunjukkan kesediaan untuk mendengarkan berbagai perspektif, yang dapat mengurangi kritik dan menggambarkan citra yang lebih terbuka dan demokratis.
2. **Peralihan dari Demonstrasi ke Dialog**:
- Pesan tersebut menekankan preferensi untuk berdiskusi daripada berdemontrasi. Ini sejalan dengan strategi Presiden untuk mendorong percakapan dan pertukaran intelektual daripada protes konfrontatif.
- Ini menunjukkan upaya untuk mengalihkan narasi dari konflik menuju pemahaman dan kolaborasi.
3. **Memanusiakan Kepemimpinan**:
- Tindakan duduk dan berdialog langsung dengan orang-orang, diikuti dengan kesempatan berfoto, memanusiakan Presiden dan menggambarkannya sebagai sosok yang mudah didekati dan bersedia mendengarkan.
- Sentuhan pribadi ini dapat memperbaiki citranya dan membuatnya terlihat lebih bisa berempati dan relatable.
4. **Menangani Isu-Isu Kontroversial**:
- Penyebutan diskusi tentang topik-topik sensitif seperti konflik Hamas-Israel dan hubungan Indonesia-Israel menunjukkan bahwa Presiden tidak menghindari pembicaraan sulit. Sebaliknya, ia menghadapinya secara langsung.
- Ini bisa dilihat sebagai upaya untuk mengelola dan mungkin mengurangi persepsi negatif dengan menunjukkan pendekatan yang proaktif dan transparan.
5. **Hubungan Masyarakat dan Persepsi Internasional**:
- Mengingat sorotan internasional dan tuduhan kejahatan kemanusiaan, strategi ini tampaknya ditujukan untuk memperbaiki hubungan internasional dan persepsi publik.
- Dengan menampilkan dialog dengan tokoh internasional yang dihormati, Presiden berusaha menciptakan narasi kerjasama dan perdamaian.
6. **Gestur Simbolis**:
- Simbolisme dari pertemuan yang berlangsung di kediaman Presiden menambah pentingnya acara ini, menekankan signifikansi yang ia tempatkan pada diskusi ini.
- Foto itu sendiri berfungsi sebagai bukti visual dari upaya Presiden untuk berinteraksi dan memahami berbagai pandangan.
### Ringkasan Analisis
Presiden Israel, melalui keterlibatan ini, berusaha untuk:
- Menampilkan dirinya sebagai pemimpin yang menghargai dialog daripada konflik.
- Memanusiakan citranya dan tampil mudah didekati.
- Menangani dan mengelola kritik internasional melalui keterlibatan proaktif.
- Menggunakan gestur simbolis untuk menekankan pentingnya perdamaian dan pemahaman.
- Memperbaiki hubungan internasional dengan melibatkan tokoh-tokoh berpengaruh dari berbagai latar belakang dalam diskusi tentang isu-isu sensitif.
Pendekatan multifaset ini dirancang untuk mengubah persepsi publik, mengelola sentimen negatif, dan mendorong narasi inklusivitas serta kepemimpinan proaktif.