Ribuan guru dari berbagai organisasi seperti PGSI, PGMM, dan FGSNI menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI Senayan, Jakarta, sejak pagi hingga siang hari. Mereka menuntut reformasi tata kelola guru, peningkatan kesejahteraan, serta penghapusan ketimpangan antara guru negeri dan swasta.
Polri menurunkan lebih dari 14 ribu personel gabungan untuk pengamanan, termasuk 12.263 anggota Polri, 500 TNI, serta ratusan personel Pemda dan Pamdal DPR/MPR RI. Rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional di Jalan Gatot Subroto dan sekitarnya untuk mengantisipasi kemacetan.
Sampai siang, aksi berlangsung tertib dengan orasi bergantian di depan kompleks DPR. Massa menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi hingga ada komitmen nyata dari pemerintah dan DPR terkait nasib guru di Indonesia.
Sumber: Kompascom, Detikcom, Antara News
Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. https://t.co/sFoBm6AbMx
@abid0588 paling kesel sebnrnya sama modelan orng yg kekginih tinggal duduk bangun mintaa. pernh kejadian di pasar lembang ada ormas gtuh diduduk aja dipintu masuk sambil nungguin orng dri dalma pasar buat dimintain parkir gk ada kontribusinya padhl cumn jadi benaluu taiilah pokoknya
@fakescientis gass bang, deket rumah juga ada ini kaya gtuh berkedok jualan perlengkapan bayii dan udh sering digerebek tapi sampe skrng walaupn udh digerebek masib beroperasi anehnyaa bekingan parcoknya kuat bangt sial lokasi pondok kacng timur tangsel. bener" merusak warganya sendirii ๐ญ