Rumah tangga itu bukan hanya tergantung kepemimpinan seorang suami saja.
tapi kesiapan istri untuk mau di atur, di arahkan, di ajari dan di nasehati juga.
Jujur aku iri pada wanita yg begitu hebat di cintai oleh suaminya,
Aku iri dengan wanita yg di perlakukan begitu berharganya di muliakan, dan di utamakan oleh suaminya.
Sampai-sampai Suaminya itu bener-bener takut akan kehilangan,
Betapa bahagianya di cintai suami seperti itu
Pada akhirnya kita akan di persatukan dengan seseorang yang memang di takdirkan untuk kita, atas nama cinta atau tidak, tetaplah dia yg tertulis di lauhul mahfudz sebagai pemenangnya.
Mungkin kita akan bertemu pada takdir terindah dalam versi terbaik kita masing-masing,
aku bahagia bisa mengenalmu,meskipun pada akhirnya kita kembali menjadi dua orang asing dan menggenggam pasangan masing-masing.