Selepas solat subuh bacalah
"Allohummaghfirli watub ‘alayya
innaka anta tawwabur rahim"
sebanyak 70x”InsyaAllah hajatmu, rezekimu, jodohmu, hutangmu, mase depanmu semua akan dipermudahkan”
DOA QUNUT SUBUH
*DOA QUNUT SUBUH*
1. allahummah-dinii fiman hadait (mohon diberi hidayah).
2. wa 'aafinii fiiman 'aafait (mohon diberi kesehatan).
3. wa tawallanii fiman tawallait (mohon agar dipelihara).
4. wa baarik lii fiimaa a'atoit (mohon diberi keberkahan).
5. wa qinii syarramaa qodoit (mohon diselamatkan dari bahaya).
6. fainnaka taqdhi wa laa yuqdha 'alaik (mohon dijauhkan dari hukuman).
7. wa innahu la yazillu man waalait (mohon diberi pimpinan).
8. wa laa ya'izzu man 'aadait (mohon agar tidak dimusuhi).
9. tabaarok ta rabbana wa ta'aalait (maha suci tuhan yang maha tinggi)
10. falakal-hamdu 'alaa maa qodhoit (segala puji atas segala yang engkau hukumkan).
11. astaghfiruka wa atuubu ilaik (mohon ampun dan bertaubat).
12. wa soll-allahu 'alaa sayyidinaa muhammadinin-nabiyyil-ummiyyi wa 'alaa aalihi wa sohbihi wa sallam
(semoga allah mencurahkan rahmat dan sejahtera kepada nabi muhammad, keluarga dan sahabat).
Dulu…
kita mudah sekali tersulut emosi.
Sedikit salah paham… jadi pertengkaran.
Sedikit beda pendapat… jadi jarak.
Seolah-olah…
kita punya waktu yang panjang untuk memperbaiki semuanya.
Tapi ternyata…
waktu berjalan lebih cepat dari yang kita kira.
Dan sekarang…
kita mulai sadar…
yang benar-benar penting itu bukan siapa yang menang,
tapi siapa yang tetap bertahan.
Bukan siapa yang paling benar,
tapi siapa yang mau merendahkan ego.
Karena pada akhirnya…
kita semua sedang berjalan pulang.
Dan tidak ada satu pun dari kita…
yang bisa kembali mengulang waktu.
الأب لا يحمل طفلاً في الرحم لمدة ٩ أشهر، لكنّه يحمله إلى الأبد في قلبـه
seorang ayah memang tidak mengandung anaknya di dalam rahim selama 9 bulan, tapi dia membawanya di dalam hati untuk selamanya
Berbuat baik kepada orang yang salah memang terasa menyakitkan,
Tapi dari situlah kita belajar bahwa kebaikan sejati tidak pernah sia-sia,
Hanya saja Tuhan sedang mengajarkan agar hati ini lebih bijak dalam memberi,
Bukan kebaikan kita yang salah, hanya saja kita memberikannya pada hati yang belum pantas menerimanya.
Kadang kita terluka bukan karena kita jahat,
tapi karena kita terlalu baik kepada orang yang tidak punya hati.