MD, an eager student of social sciences, a researcher, an avid user of Pusheen stickers, a human parent to a Javanese tuxedo cat & a Tanzanian TB-sniffing rat.
"...under the wrong set of social circumstances, everyone is vulnerable to mental health problems."
#WorldMentalHealthDay: prioritise social justice, not only access to care—a Comment by Soumitra Pathare @netshrink and colleagues. https://t.co/AwdSXo8y5H
"The boats may have stopped, but Australia has designed a system of oppression towards refugees that has arguably outsourced its responsibilities to my home country of Indonesia," writes Alfred Pek
https://t.co/zD5RIIz0HG
@mawakresna Tidak hanya hasil visum… pernah nggak sengaja nemu di google search, dokumen pengadilan kasus kekerasan seksual terhadap anak, nggak ada deidentifikasi saat dokumen itu dirilis untuk publik.
In 2014, when Scott Morrison was immigration minister, Australia adopted a policy whereby refugees registered with the UN in Indonesia after June of that year would never be resettled in Australia. It has left thousands of people like Farahnaz, Ali and Hanif in purgatory.
@MichaelSmith2nd@adamsmiller Totally agree. Need to distinguish between:
1. Valid medical/scientific questions re waning immunity/need for a third dose.
2. Global vaccine equity.
Sobat Nusantara, kami mau sedikit berbagi tentang RUU Masyarakat Adat. Mungkin cerita dari konten-konten berikut akan sedikit banyak memberikan pengetahuan tentang RUU Masyarakat Adat yang selama ini terus digaungkan oleh AMAN.
#SahkanRUUMasyarakatAdat
Bagaimana bisa. Beberapa orang memiliki akses amat mudah untuk mendapatkan vaksin, bahkan vaksin dosis ketiga, sementara masyarakat berdiri dalam antrean panjang selama berjam-jam untuk dosis pertama. Itu pun kalau kebagian. Pesan: jangan terus-terusan memperdalam kesenjangan.
@dr_koko28@arifhakim@FaheemYounus Saya RT, lihat dg mata kepala sendiri tracing dan pendataan tuh nggak jalan. Punya data share ke Puskesmas aja kadang dijawab kadang nggak di read aja, RT yg lain yg gak mendata juga nggak ada yg tagih data. Trus itu data hanya dari RS mungkin? Gimana yg daerah gak kebayang.
Sedih, mendengar curhat teman dokter di RSUD Abdul Rivai, Berau. Jenazah pasien meninggal krn Covid-19 dibawa lari keluarga dari RS, dan para nakesnya dituduh mengovidkan. Mau sampai kapan begini terus ya?
Mari luangkan waktu sejenak untuk mendoakan Prof Nila Moeloek dan Prof Farid Anfasa Moeloek. Dua mantan menteri kesehatan ini sedang dalam perawatan khusus di salah satu rumah sakit Jakarta. Semoga Allah memberkahi mereka kesembuhan dalam perjuangannya melawan Covid-19. Amin.
Excess death di desa-desa di Jawa mengkhawatirkan. Di desa Majalengka 51 org meninggal dalam sebulan, mayoritas tdk dikubur prokes. Di di Bantul, 98 kematian dlm sebulan di satu desa. Di Sidoarjo, 40-an dlm sebulan..dr rata2 3-5 kematian per bulan. Dan mayoritas tdk ada dlm data.
Apabila membeli obat, kamu akan melihat penggolongan obat berupa tanda seperti gambar berikut.
Tanda tersebut memiliki artinya tersendiri dan harus diperhatikan ketika membeli obat.
Biasanya, tentamen suicide pada pria paruh baya akan masuk sebagai code trauma. Yang paling sering luka tusuk, luka tembus, luka terpotong.
Belum lama ini ada kasus luka tusuk ke IGD dan pasiennya nggak ketolong. Kasus2 kayak gini bahkan bisa jd gak sempet masuk ke psikiatri.
Program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah saat ini tidak merata, banyak Masyarakat Adat yang tak terjangkau mendapatkan vaksin, padahal saat ini penyebaran virus Covid-19 telah menyebar luas sampai ke komunitas-komunitas adat.
#VaksinUntukMasyarakatAdat