Tak henti-hentinya aku mengucap syukur Alhamdulillah ya Allah. Engkau telah mempermudah jalanku untuk melahirkan. Untuk melihat anakku lahir ke dunia ini. Terima kasih ya Allah ya Raab
Bismillah ya Allah aku siap melahirkan. Dan alhamdulillah 2x mengejan akhirnya baby keluar dengan suara tangisan yang kenceng. Alhamdulillah alhamdulillah
Tetapi bidan menyuruhku untuk tahan dulu sebentar karena aku harus di infus dulu biar ga terjadi pendarahan atau apalah. Yaappp langsung sigap, tanganku langsung dipasang infus.
Sampai di klinik bidan sekitar pukul 06.35wib. Yaapp suamiku bawa mobil amat sangat pelan krn memang jalan yang dituju itu rusak penuh lubang jd lama sampai kliniknya.
Jam 06.00wib sudah ga tahan lagi ingin mengejan. Tp ini mengejan krn mau BAB. Kebayang kan rasanya kontraksi sambil dibarengin ingin BAB. Haduuuhhhhhhh ga tahannnn HAHAHAHA
Suami langsung panik. Aluna ikut nangis juga melihat aku nangis kesakitan. Lalu suami telfon ibu mertua. Memberi kabar kalau aku lagi merasakan kontraksi.
Ok. Aku lanjut jalan tipis-tipis didalam rumah. Tapi kontraksi semakin kuat. Rasanya ingin mengejan saat itu juga. Sudah ga bisa di tahan. Nangis kenceng sampai suami dan Aluna bangun.
Dan dengan tenangnya mamah bilang "keringatnya belum banyak jd masih lama ini lahirannya. Tunggu aja kan waktu melahirkan Aluna juga lama kontraksinya. Nanti jam 7 pagi aja pergi ke bidannya. Sabar ya Tin, waktu lahir Aluna kan lama."