ㅤ
“Ye, kocak. Elo yang menjauh dari jawaban!” Julio sudah hampir berdiri dari kursinya, melepas headphone dari telinga, seolah hendak melemparnya ke arah kamera. “Gue cabut ya, daripada otak gue error dua kali, satu dari bug, satu dari lo.”
ㅤ
ㅤ
ㅤ
Keningku mengkerut, “lah, itu. Makanya gue cari tahu arti kodenya.”
Wahyu tersenyum lebar, memperlihatkan deretan gigi yang mulai menguning akibat kopi, termasuk yang sedang ia seruput. “Kul, terkadang mencari jawaban justru menjauhkan kita dari makna.”
ㅤ
ㅤ