I did not spend almost a year in BEM not to study the finances of Unpad and try to truly understand and recommend how to allocate and move a few budgets. I think I deserve to brag cuz when you see your buildings being renovated and your labs getting new devices, know, I did that
baru aja lu semua di call out gini di delete komen-komenya, bah. Makanya budaya abang-abangan, budaya ospek sering banget punya pola-pola yang toxic dan gak relevan buat mahasiswa. Penindasan kok direproduksi. Kita perlu terus mengupayakan budaya ospek yang sehat dan baik.
knp nyalahin maba sih, concern dia perlu di acknowledge & perlu dijelaskan rasionalisasinya, alih-alih terus aja kalian mentang-mentang diatas mereka terus mendemonisasi keluh kesah dan kebingungan mereka dan ngecap mereka insufferable. Mereka juga baru belajar loh??
pad! Sbg eksasesor: kerjakan tugas panitia sesuai instruksi. Terkait esensi,percayalah panitia berupaya merancang tugas Prabu agarrelevan dgn dinamikakampus dan dinamika kehidupan diJatinangor. Sbg maba,kurangi sikap berlebihdanjagasikap maupun etika di X. https://t.co/Pc2VUabvVc
knp nyalahin maba sih, concern dia perlu di acknowledge & perlu dijelaskan rasionalisasinya, alih-alih terus aja kalian mentang-mentang diatas mereka terus mendemonisasi keluh kesah dan kebingungan mereka dan ngecap mereka insufferable. Mereka juga baru belajar loh??
ospek scr mendasar adalah medium untuk menjembatani dan mengulurkan tangan kita untuk manusia baru yang menginjak fase baru. Jadi kita perlu lebih nunjukin empati alih alih ego kita karena alesan udah belajar โlebih lamaโ; esensi nya itu
concern ni maba jg valid soal privasi, ya dia jg punya hak untuk menolak bentuk tugas yang perlu di unggah di sosial media dia krn sosmed kan urusan pribadi, terlepas itu gw yakin kl dijelasin dengan jelas, runut, dan bijak ni maba akan mengerti
Loh, ini lucu ya. Kenapa mahasiswa yang menuntut ruang-ruang otonom mereka dikira 'ngebet kekuasaan'? Padahal yang di kritik itu bukan soal power pribadi, tapi soal hak kolektif mahasiswa buat ngatur ruang kaderisasi mereka sendiri.
Lo bilang "ga usah pikirin power". Lah lo pikir pendidikan tinggi itu netral? Lo pikir kampus bukan ruang kuasa? Justru karena lo cuek soal power, mahasiswa makin terjerumus jadi objek branding institusi.
Gak jauh-jauh lah ini pasti propaganda yang mau nyalonin, terus mau nyalonin BEM juga ngapain. Sistem dan isinya udah rusak, perlu restrukturisasi, pembubaran, kalau nyalon BEM terus pola nya sama dan gak nyelesain akar masalah ormawa ya ngapain anjing bullshit.
Emang waktu BEM megang Prabu lancar kah? Bukannya tiap ada parade selalu dibikin 'netral' dan gak boleh ada agitasi politis. Kenapa harus dipegang BEM? Ini gausah lah anonim anonim propaganda gini, mending sampein aja gagasannya langsung terbuka, dah basi anjir.
Momen krusial dimana bentuk 'demokrasi langsung' dan diejawantahkan dengan memberikan legitimasi kepada pimpinan lembaga fakultas dan Kema Unpad yang hadir untuk membentuk sebuah keputusan. Forum Harmonisasi Kema menjadi mahkamah rakyat seutuhnya, sebuah people's tribunal.