Lesson learned: jangan ketipu aesthetic sama caption panjang. Green flag itu kelihatan dari cara dia menghargai orang, bukan dari gelar atau tempat nongkrongnya.
Story time dikit.
First date diajak ke Burjoan. No problem ya, karena yang diliat tuh effort, bukan tempat.
Nyampe sana... cuma beli minum. Oke, masih aman.
Terus pas pulang, dia maksa mau mampir ke kos. Berkali-kali. Padahal aku udah bilang "nggak".
Lucunya, di sosmed branding-nya intelek, fancy, well educated, sering bahas attitude dan value.
Ternyata feed bisa dikurasi. Adab nggak bisa diedit.