@Narasi_winda Yg dilarang dalam Islam adalah mengikuti kebiasaan kaum non muslim. Salah satunya ucapan selamat hari raya. Nabi tidak pernah ucapkan selamat hari raya ke kaum lain. Mungkin kaum lain terbiasa. Yg Nabi lakukan adalah membiarkan kaum itu melakukan ibadahnya di hari raya tersebut.
@teguhdaya@Narasi_winda Yupz. Nabi Isa mukjizatnya membangkitkan orang yang sudah mati (atas ijin Allah) sedangkan pengikutnya pembantai manusia lain terbanyak sepanjang zaman. Jelas kan beda nabi Isa AS dengan orang-orang setelahnya yang mengaku sebagai pengikutnya?
@ulil_f4@dinopattidjalal Saya mah cm merespon tulisan anda "Pak Jokowi sudah memberi pernyataan bahwa bla bla bla" Faktanya banyak pernyataan Pinokio yg tidak bs dipegang. Jadi jangan berargumen pakai pernyataan Pinokio Laah.
@ulil_f4@dinopattidjalal Jokowi jg dari jadi DKI1 always bilang tidak mau jadi RI1. Eh tau-tau bersedia saat ditawari PDIP. Jokowi jg bilang anaknya gak minat politik cm mau bisnis aja. Eeh, Tau Tau ada yg jd ketum parpol ada yg jd RI2. Udah banyak pernyataannya ke kutub utara ternyata ke kutub selatan
@DedynurPalakka Miftah pejabat publik menghina masyarakat. Gerunk masyarat biasa mengkritik pejabat publik. "Standar ganda" masyarakat adalah klo menghina memang harus dilawan. Tapi kritik ke pejabat publik bagi sebagian masyarakat dianggap menghina. Pejabat udah dianggap raja.
@alisyarief Selama masih pakai kata AKAN atau TIDAK AKAN maka tidak usah puja puji hujat hujit dulu ... Manusia dinilai manusia lain atas apa yang SUDAH dilakukan. Bukan yang AKAN dilakukan. Cuma Tuhan yang bisa menilai niat.
@RD_4WR1212 Kok warisan ya? Duitnya dari rakyat sendiri kok. Eh, bukan ya? Warisan hutang ngkali ya. Pembangunan berbasis hutang ... Pendukung atau bukan pendukung JKW teuteup ikut angsur hutang
@TeddGus@prabowo@gibran_tweet Ya sebenarnya ngapain juga ngomongin aturan. Wong klo aturannya gak sesuai ya tabrak aja. Klo gk bs ditabrak ya diubah aja. Klo gak bs diubah ya pengatur aturannya dibubarin aja. Yg penting urusan mereka jalan terus.