Realitas tidak bekerja berdasarkan hukum logika. Hukum logikalah yang belajar dari realitas. Sayangnya, manusia yang memformulasi hukum logika, adalah makhluk terbatas. Konsekuensinya, hukum logika tidak dapat menjawab keseluruhan dinamika realitas https://t.co/CjfLWKAKO5
Sedikit menyampaikan pendapat, saya kira manuver Jokowi Family ini akan menjadi berdampak buruk bagi kubu Prabowo. Mari kita lihat langkah politik prabowo yang akan melirik cawapres lain atau mengambil mas gibran, dimana yg menurut saya itu akan menjadi boomerang bgi kubu prabowo
Suka ga habis fikir, tapi ini lah politik. Yaudah lah dibuat biasa sajaa ga perlu gontok²an, pada akhirnyaa semuaa bermuara pada satu hal, yaitu "pragmatisme politik".
Yaah salah satu bunga terindah yg pernah aku lihat, entah karna bentuknya yg memang indah atau karena rasanya puas setelah berjalan mendaki merbabu dan menemukan setangkai bunga itu diatas.
Yang datang, silahkan. Yang pergi, ikhlaskan. Yang ada, pertahankan. Tidak kuat, tinggalkan. Tidak suka, bicarakan. Punya rasa, ungkapkan. Hidupmu adalah rumahmu. Kamu adalah pemiliknya. Sisanya adalah tamu yang tidak bisa kamu paksa tuk tinggal.
Penunjukkan pelatih Belgia ini menarik karena mereka "open recruitment". Kayak perusahaan nyari pegawai aja.
Itu artinya kesempatan terbuka bagi tiap pelatih, nggak cuma yang diincar. Calon pelatih kirim CV, wawancara, pitching, ikutin proses.
Domenico Tedesco akhirnya dipilih.
Kita menertawakan Fajar, tanpa sadar bahwa kita jg “Fajar” di media sosial, tongkrongan, ruang diskusi, warung kopi, dll. Ngomong ini dan itu tp sejatinya tak nyambung krn beda definisi atau hanya mau ngomong tp gak mau dengar, dll.