@Hidupsebagai62 Postingan macam gini tuh ga menginspirasi, malah bikin makin banyak perempuan males nikah. Motivasinya apa ga mau sekedar nambah 1 ikan lagi buat ibunya atau minimal potong2 aja bagi sama rata, sekeluarga bisa bahagia kok tanpa harus ada yg berkorban
Ini adalah penampakan salah satu jalan di Cilacap yg diperbaiki dengan biaya masyarakat sendiri😥
Lantas apa yg dikasihkan negara untuk rakytnya, sementara paj*k masih buas dan liar di mna²🙄😳
Angkringan buka 24 jam harus bayar pajak ke pemda 12 juta/bulan.
Rinciannya:
Omset jual belinya 4 juta/ hari.
4 juta x 30 hari = 120 juta.
Pajak 10 %.
10% dari 120 juta = 12 juta.
Kurang bangsat apa coba?
@karirfess Mobil Problematik: Xpander & LCGC. Tapi Xpander ini murni Problematik sih. Ferarri, Porsche aja dilawan apalagi ini cuma Vesmet. Gua dukung Vesmet sih btw 🤣
mas2 ini kesel jalurnya diserobot..
pelajarannya: “gak semua orang takut motornya lecet”
apalagi vespa motor boros/mahal.. tapi masih banyak yg pake itu
JEMBATAN MEGAH DAN KUAT
PATUNGAN 1,08 Miliar, di kerjakan masyarakat lokal setempat tanpa campur tangan pemerintah sepeser pun & tanpa setetes keringat pun pekerja PU.
Bunyi petasan dan tepuk tangan pecah ketika pita di ujung Jembatan Enang-Enang dipotong pada Kamis, 2 Juli 2026
Selamat buat 🇵🇭 Filipina & 🇻🇳 Vietnam yang akhirnya bisa masuk Big Five ASEAN bareng Singapura, Malaysia, Thailand 🎉
World Bank resmi menaikkan status Vietnam dan Filipina ke upper-middle income.
Sementara kita masih sibuk mikir cara survive, tetangga udah gaspol naik kelas.
Kapan giliran kita?
Atau emang lagi fokus ke hal lain?
NEGARA bangun fasum❌️
NEGARA rampok SDA✅️
Gotong Royong Kumpulkan Rp1 Miliar, Jembatan Enang-Enang Akhirnya Resmi Dibuka
Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, resmi dibuka pada Kamis (2/7/2026). Peresmian disambut tepuk tangan warga yang telah lama menunggu akses tersebut kembali normal setelah putus akibat banjir bandang akhir tahun lalu.
Pembangunan jembatan dan jalan ini terwujud berkat swadaya masyarakat yang berhasil mengumpulkan dana lebih dari **Rp1,08 miliar**.
Pelopor pembangunan, Sahrial Abadi, tak kuasa menahan haru saat menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan para donatur yang telah bergotong royong mewujudkan proyek tersebut.
Ia mengungkapkan, dari total dana Rp1.081.893.000, sekitar Rp526 juta telah digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan. Sementara sisanya sekitar Rp555 juta akan dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan yang masih tersisa, seperti dinding penahan jalan, fasilitas tempat wudhu, dan penyempurnaan kawasan.
Sahrial juga menegaskan seluruh penggunaan dana swadaya akan disampaikan secara terbuka kepada publik sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat.