Gak adil klo dosanya gak disebut:
1. Kasus bank century
2. Pembentukan BHMN(cikal bakal ukt mahal)
3.hambalang mangkrak
4.cicak vs buaya
5. Kasus antasari azhar
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Tidak. Kami tidak kasihan. Kebanyakan dari 1,5 juta orang itu adalah kroni-kroni pemilik MBG yang menikmati keuntungan banyak di atas penderitaan rakyat Indonesia.
Kami tidak kasihan. Siapa suruh kalian kredit mobil tanpa tahu feasibility bisnisnya bagaimana.
Kami tidak kasihan pada kantin-kantin MBG dan 1,5 juta orang yang katanya relawan tapi digaji lumayan.
Ya namanya hidup bertetangga di cluster kecil isi 18 rumah. Kadang ada tetangga yang keliatannya biasa aja eh ternyata karir / usahanya bagus, anaknya punya prestasi, tiap tahun bisa main ke luar negeri, naikin level cluster tersebut.
Ada juga yang rumahnya agak belakang di komplek, tapi pinter kelola rumah, hasilnya tahun ini bisa main ke luar negeri.
Ada juga anak mantan pejabat & anak petinggi polisi, mencoba low tapi kadang berisik, kadang pengen nunjukin ambisinya.
Anomalinya, ada 1 rumah yang terlihat besar, mewah tapi ternyata ga sehebat itu, keluarganya gampang panas, ga bisa liat tetangga happy, coba pake ordal untuk bisa main ke luar negeri tapi ga berhasil.
Semoga ekosistem cluster ini semakin baik, persaingan tetep sehat walaupun ada 2 dari 3 rumah kosong peninggalan ex pejabat & karyawan BUMN, akhirnya diisi sama orang lembaga hukum dan penguasa daerah.
Iya bener Bepe & Atep (yang waktu itu masih main di Persija) permah jadi pemain yang dimaki-maki pas timnas lagi ujicoba di Bandung. Tapi ya tolong, itu tahun 2007, 19 tahun yang lalu.
Jadi kalo sekarang masih ada yang kaya gitu, peradabannya masih di tahun 2007 berarti.
Salah satu penampilan sang Juara musim ini, act out sebagai guru. Namun, Mukmin yaa tetap Mukmin, tetap materi satir khas miliknya yang mengkritik tataran sosial saat ini, dan dideliver dengan sangat apik.
"Radit ada? Imannya ada gak tuh"
"Joko ada? Ohh pulang yaa, sebagai rakyat biasa"
"Raka ada? Ohh Raka nggak sekolah"
Masterpiece!
📽: Kompas TV