Saran saja untuk @ojkindonesia supaya akses pengecekan mandiri penyalahgunaan NIK di link https://t.co/R0a82LkLce bisa dibuat lebih mudah dan tentunya tetap aman dari kebocoran data. Terima kasih sebelumnya.
Masih menunggu aksi konkret tentang kebocoran data kependudukan (NIK) oleh @kemendagri@kemkomdigi@ojkindonesia.
Tadi ada telfon yg mengaku dari kantor pajak @DitjenPajakRI. Di awal telpon langsung bisa menyebut nama lengkap saya. Kemudian kontak WA dan kirim data lengkap.
Nama, NIK, alamat tinggal, email, dan NPWP. Dalam bentuk gambar surat dgn kop kantor pajak.
Itu data sensitif didapat si penelpon dari mana?
Hape sekarang posisi sudah direset karena sempat instal apk yg bernama "CORETAX" jadi bukti chat dengan pelakunya hilang semua.
Viral gerakan bertajuk โStop Tot Tot Wut Wutโ' sebagai bentuk protes masyarakat terhadap maraknya penggunaan sirene, strobo, dan rotator secara arogan di jalan raya.
Bentuk protes muncul dalam berbagai ragam, mulai dari poster digital yang tersebar di media sosial, hingga stiker sindiran yang ditempel pada kendaraan pribadi.
Salah satu stiker yang ramai beredar berbunyi, "Pajak kami ada di kendaraanmu. Stop berisik di jalan Tot Tot Wuk Wuk!".
Wis jelas wajah-wajah para perusak masuk kamera ngunu iku trus cuma berujung permintaan maaf? Aparat keamanan nang negoro iki opo cuma digae pajangan dan pencitraan ae seh. Duhkah...
HELP RTโผ๏ธ
ceritanya temen gw lagi retโ ke sukabumi, dan disana mereka singgah di villa/tempat milik gereja dia, MILIK loh ya bukan sewa. Dan tiba tiba mereka di usir dengan cara yang sangat kasar dan tidak ada etika. Bahkan salib dan alkitab di bakar.
Nek pancen raine cemoreng yo diakui wae. Itu luka sekaligus aib bangsa. Terima saja. Dengan menutup-nutupi fakta sejarah itu, justru pemerintahan Pak @prabowo akan kehilangan simpati warga negaranya sendiri, khususnya keluarga para korban.
@RecehBerotak Ngaco sob.
Ginjal faktanya emng ga akan pernah rehat.
Edan aja ginjal rehat, bisa ancur lebur sistem kardiovaskular kita
Minum sebelum tidur boleh? Boleh.
Tapi ya secukupnya.
Mentok ya segelas 200-300ml.
Kotanya jelek.
Ga punya identitas kultural, terutama di ranah seni.
Transportasi umum tidak ada.
Toilet mal bayar malah bangga dan defensif alias ga pernah ke luar kota lain dn sewajarnya toilet di mal itu bagaimana.
ATM diparkiri, bahkan saat di situ ada satpam.
Bebal. Banal.
"Ada kasus penumpang ditawari offline, bukan lewat aplikasi dengan harga tidak wajar. Selain itu, masak wisatawan yang baru masuk Malang sudah kena pungutan seperti itu. Secara tidak langsung menggambarkan citra Kota Malang," jelas Tri.
https://t.co/iXk6CIK7oE
@DediMulyadi71 Nuwun sewu, Kang Dedy. Salut dengan upaya edukasi Panjenengan. Sangat-sangat baik. Hanya kalo boleh beri masukan, saat terjun ke sungai seperti ini edukasi juga menggunakan perlengkapan atau pelindung tubuh yg baik semisal sarung tangan karet & baju khusus. Nuwun, Kang ๐