Di meeting2 saya dgn brand2, saya paling malas dengan mereka yang menganggap audience itu sudah final, “Odiens itu bodoh, jadi kasih yang bodoh2 aja. Mereka kaga ngerti elu kasih yang ketinggian!”
Dan tentu sebaliknya, saya paling suka bertemu dengan klien2 yang berkata, “Insight musti tajem, sesuatu yang mereka bisa relate, something’s that real. Eksekusi jg musti bagus banget.”
“Inget,”
“orang2 ini kaga bego.”
Ngerjain yang kedua, tentu jauh lebih sulit. Jangan ditanya. Jungkir balik. Belum lagi pertaruhannya tinggi, karena kemungkinan gagal jadi besar sekali.
Tapi kalau berhasil menemukannya, dan melewati proses kerja keras yang mengikutinya, hasilnya selalu sangat membanggakan hati.
Kita bisa berkata dengan puas,
“See? I knew you guys weren’t stoopid.”
🥰
Saya rasa di awal perjalanan kampanyenya yang panjang ini, Mas @aniesbaswedan juga sedang melakukan taruhan yang sama.
Dia bertaruh, bahwa rakyat Indonesia, tidaklah bodoh.
Cukup sudah pemilu dengan jalur kaos dan amplop dan intimidasi dan joget2an. Cukup menganggap rakyat pemilih hanyalah orang2 dangkal yang tidak mengerti apa-apa. Cukup melihat pemilih cuma tangan-tangan dan kepala-kepala untuk diamplopi dan ditakuti.
Kalau saya boleh bilang bahwa saya mengenal beliau, saya akan mengira bahwa semua acara #DesakAnies adalah cara dia membuktikan taruhannya.
Panggung demi panggung, kota demi kota. “Bisa, pasti bisa,” begitu mungkin batinnya setiap melangkahkan kaki naik ke panggung.
Dia mau membuktikan bahwa masyarakat bisa mendengar gagasan dan visi, bisa kritis, bisa diajak berpikir.
Bahwa khalayak bisa mengecek rekam jejak, bisa merasakan sendiri karakter pemimpin mana yang akan mereka pilih.
Dan bahwa rakyat bisa bergerak untuk apa yang mereka yakini, karena politik adalah aspirasi dan gerakan dan kerelawanan.
It’s a really, really huge bet.
Tapi, baik menang atau kalah di pemilu 2024, paling nggak saya rasa, dia sudah merasa menang di pertaruhan yang ini.
Dia sudah bangga, sudah lega. Phew, katanya.
Menonton video di bawah ini, saya berkhayal bahwa sambil dia bernyanyi lantang, sambil tangan mengepal-ngepal terangkat ke langit, dia sedang berbisik haru di dalam hatinya,
“Kan?”
“Aku tahu, kalian tidak bodoh.”
❤️💪🏼🔥
Lima pejabat negara telah divonis bersalah atas pencemaran udara di Ibu Kota, yakni Presiden RI, Menteri LHK, Menkes, Mendagri, dan Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Tapi bukannya mengakui kesalahan dan menjalankan putusan, mereka (kecuali Gub DKI) malah mengajukan banding. 😷 👎🏻
The most important part of your running routine:
Stretching.
And it won't take you more than a few minutes.
Here’s a dead simple 9-step routine that'll make you feel great and recover faster:
Sore ini gw pgn share lagi tentang penyakit nomor #2 yang paling sering bikin org berobat ke dokter..
Yup,
Low back pain/nyeri punggung
Kali ini gw akan bahas lebih ke trik simpel UNTUK MENGHINDARINYA, biar ngga kena penyakit ini.
Check this out!
- utas singkat tapi penting -
FALSE FLAG (OPERASI BENDERA PALSU)
Saya share ini sebagai pelajaran buat kita semua, para netizen, agar lebih berhati-hati. Ketidaksukaan terhadap sesuatu, jangan sampai membuat fitnah atasnya.
Kalau fitnah sudah menyebar, tidak bisa dihapus. Dosanya terus menerus?
>>
Capaian vaksinasi tiap provinsi per 19 Juli kemarin.
Jakarta dan Bali sudah memvaksin penuh nyaris 20% warganya. Sementara yang sudah vaksin 1 dosis lebih dari 60%.
Kita sedang berpacu menuju kekebalan kelompok. Semoga jangan kalah dengan kebebalan.
Buah-buahan, sayuran, vitamin, olahraga, madu, dll. Semuanya baik tetapi BUKAN pengganti vaksin.
Dapatkan vaksinasi secepatnya. Ambil merek vaksin apa pun yang tersedia
good morning everyone. I know that some of you think that vaksin berbayar/komersial brings good to people, which I fully disagree.
so let’s discuss this with cool heart and sober mind. monggo reply👇 alasan knp anda dukung vakgor and i’ll explain why it’s wrong.
Negara ini makin kacau.
Sama saja merampas hak rakyat!
Ini pelanggaran terhadap prinsip kesetaraan dan keadilan.
Untuk vaksin saja, rakyat nantinya harus membayar hampir Rp 900ribu. Sungguh keterlaluan! @jokowi@BudiGSadikin@KemenkesRI @KemenBUMN
Pemerintah harus menggalakkan edukasi tentang COVID dgn ENERGI YG SAMA seperti para penyebar disinformasi.
"Kebohongan masih berkeliaran sementara kebenaran masih bersiap2 keluar".
Jgn hanya membela diri. Tegurlah nama2 besar penyebar disinformasi.
Ambil alih kendali!