Twitter bagi saya adalah tempat berceloteh, tentang rasa juga pikiran. Saya lupa bahwa makin banyak followers, makin tidak boleh sembarangan. Salah sedikit, di-bully. Karena Twitter adalah tempatnya orang-orang pintar, saya yang bodoh ini izin undur diri sejenak. Jaga diri, Dulur
Kalau semuanya dianggap persaingan, bakal cape sendiri. Tidak ada habisnya. Padahal, satu-satunya orang yang harus terus diajak bertanding adalah diri sendiri dari masa lalu