PEMEGANG SAHAM MAYORITAS $MBSS JUAL 82,5% SAHAMNYA:
$MBSS (PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk) resmi umumkan Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (CSPA).
⚪️Penjual: PT Galley Adhika Arnawama (pemegang saham mayoritas)
⚪️Pembeli: PT Wibowo Group Capital
⚪️Saham yang dijual: 1.443.766.800 lembar, setara 82,5% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan
CSPA ini adalah tahap awal yang mengikat para pihak dalam transaksi akuisisi. Penyelesaian (closing) baru dilakukan setelah seluruh conditions precedent yang diatur dalam CSPA terpenuhi atau dikesampingkan.
#RangkumKeterbukaanInformasi
Investor mulai ambil profit dari saham AI di Korea Selatan & Taiwan, lalu rotate ke Indonesia yang valuasinya sudah sangat murah setelah anjlok dalam. Beberapa analis bilang: "Negativity sudah priced in", dan ada yang secara aktif beli Indonesia karena growth story-nya masih kuat.
Meski ada risiko MSCI review November dan kekhawatiran fiskal, banyak yang lihat peluang bargain hunting.
#IndonesiaStocks #JCI #EmergingMarkets #AI
https://t.co/EY1SRBm7nD
Moody’s semakin khawatir terhadap Indonesia ketidakpastian kebijakan dan risiko keberlanjutan fiskal.
Hal ini berdampak pada Risiko downside akan terus ada dalam 6–12 bulan ke depan.
Beberapa point pentingnya:
- Tekanan fiskal karena subsidi naik signifikan pasca perang Iran → membebani APBN tahun ini dan 2027.
-Arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto, khususnya soal disiplin fiskal, independensi Bank Indonesia, dan semakin besarnya peran negara di berbagai sektor.
- PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) yang dibentuk pada Mei 2026, guna mengawasi ekspor sumber daya menambah ketidakpastian karena mandatnya belum jelas.
- Moody’s sedang memantau terkait cadangan devisa, kredibilitas kebijakan, kesehatan BUMN, dan tata kelola Danantara.
https://t.co/q30gCkGMRA
https://t.co/q30gCkGMRA
#moodys #ihsg #kebijakan
Moody’s semakin khawatir terhadap Indonesia ketidakpastian kebijakan dan risiko keberlanjutan fiskal.
Hal ini berdampak pada Risiko downside akan terus ada dalam 6–12 bulan ke depan.
Beberapa point pentingnya:
- Tekanan fiskal karena subsidi naik signifikan pasca perang Iran → membebani APBN tahun ini dan 2027.
-Arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto, khususnya soal disiplin fiskal, independensi Bank Indonesia, dan semakin besarnya peran negara di berbagai sektor.
- PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) yang dibentuk pada Mei 2026, guna mengawasi ekspor sumber daya menambah ketidakpastian karena mandatnya belum jelas.
- Moody’s sedang memantau terkait cadangan devisa, kredibilitas kebijakan, kesehatan BUMN, dan tata kelola Danantara.
https://t.co/q30gCkGMRA
https://t.co/q30gCkGMRA
#moodys #ihsg #kebijakan
Puncak dari bullish adalah ketika orang-orang terlalu serakah atau greed. Salah satunya ya ini, dipuncak-puncaknya menggunakan margin dengan harapan dapat melipat gandakan uang dengan mudah.
And ya, ringsek🤡
Meet Lee Seung-ho, a 24-year-old South Korean university student in Seoul, who lost all of his $202,515 earned via 500% margin loan. He plans to borrow again and return to the market the moment he has enough capital.
Within weeks, his account had fallen below his initial investment, leaving him under such strain that he said:
"I literally could not breathe."
Did he learn his lesson? Nope.
@catdictive Mirip banget chart IHSG dengan DEWA ini. Semoga bener BO ya Min @catdictive
Disclaimer on! Bukan ajakan dalam menjual, membeli, atau menahan efek yang dibahas!