@MNabil1909 Dampak Nyata Jika Indirect Dianggap Tidak Penting
Kalau HR lemah:
Rekrutmen salah
Turnover tinggi
Biaya training membengkak
Kalau Finance lemah:
Cash flow kacau
Salah perhitungan pajak
Risiko audit
@MNabil1909 Analogi Sederhana untuk Manajemen.
Bayangkan perusahaan seperti bangunan:
Direct job = dinding dan atap
Indirect job = pondasi
Orang melihat dindingnya, tapi tanpa pondasi bangunan runtuh.
@MNabil1909 Yo luruskan:
Indirect Bukan Tidak Menghasilkan Nilai
Dalam konsep Value Chain dari Michael Porter, perusahaan terdiri dari:
Primary activities (produksi, penjualan)
Support activities (HR, IT, procurement, finance)
Tanpa support activities, primary activities tidak bisa berjalan
@MNabil1909 Sering memang ada pemahaman keliru bahwa indirect job = tidak menghasilkan uang = tidak penting. Padahal secara manajemen modern, itu tidak benar.
@MNabil1909 Mana Lebih Baik? Direct atau Indirect?
Jawabannya:
Tergantung tujuan karir:
✔ Kalau ingin cepat dapat uang dari lembur → Direct
✔ Kalau ingin karir manajerial jangka panjang → Indirect
✔ Kalau ingin stabil dan jam kerja lebih teratur → Indirect
@MNabil1909 Cntoh perusahaan industri elektronik/manufaktur:
🔵 Direct
Operator Produksi
Assembler
QC Line
Indirect
PPIC (Planning)
Engineering
Maintenance
HRD
Accounting
Purchasing
Warehouse Admin
Safety (HSE)
@MNabil1909 Indirect Job
Gaji cenderung stabil
Bonus berdasarkan performa perusahaan / KPI
Jarang berbasis jumlah produksi
Namun di perusahaan besar, posisi indirect tertentu (Manager, Finance Head, HR Manager) justru bisa bergaji lebih tinggi karena tanggung jawabnya besar
@MNabil1909 Support Function
Lebih ke fungsi atau divisi pendukung dalam struktur organisasi.
Contoh:
Divisi HR
Divisi Finance
Divisi GA (General Affair)
Divisi Procurement