JUJURLAH PAK POLISI DAN PAK JAKSA...
AYO PAK POLISI, PAK JAKSA, PAK HAKIM SAATNYA JUJUR DAN BENAR BIAR SIAPAPUN TIDAK ADA YANG MAIN-MAIN DENGAN NKRI....‼️
#RevolusiLengserkanPrabowo#RevolusiLengserkanPrabowo
🆘🆗
P21 AKAN LAHIRKAN PAHLAWAN BARU
Jika sampai kasus Ijazah Palsu dipaksakan P21 -entah bagaimana cara dan butuh berapa banyak uang Jokowi untuk menggoalkan sidang,
Maka ini adalah siklus alam untuk lahirnya Para Pahlawan generasi baru
dr Tifa, Dr Roy Suryo, apalagi jika sampai disidang bertahun-tahun, lalu divonis bersalah dan dipenjarakan,
Nama mereka akan melambung tinggi bahkan sampai global.
Karena sidang akan disimak dengan penuh perhatian bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.
Bayangkan: Mantan Presiden melawan Ilmuwan, yang membuktikan dengan ilmiah, bahwa Ijazah yang digunakannya meraih jabatan Presiden, adalah Ijazah palsu!
Alih-alih niatan Jokowi untuk membumihanguskan dan menghancurleburkan nama mereka.
Malah persidangan, yang jika terjadi, akan makan waktu bertahun-tahun
Adalah panggung yang dahsyat dan menggetarkan, dan menghidupkan jiwa kebangsaan, amar ma'ruf nahi munkar, dan menggelorakan fastabiqul khairat.
Alih-alih memulihkan nama baik Joko Widodo, bahkan akan menjerumuskannya makin dalam ke jurang gorong-gorong.
Karena, panggung sidang akan dipakai dr Tifa dan Dr Roy Suryo, untuk menggelar hasil penelitian dan teman-temuannya yang terbaru, yang akan makin membuka Ijazah ini makin terang benderang, dari sejak tahun 2005 ketika mula pertama fotokopi Ijazah abal-abal dipakai meraih jabatan Walikota, 2012 Gubernur, dan 2014, 2019 menjadi Presiden.
Bahkan bukan sekedar itu. Dr Tifa dan Dr Roy Suryo akan menjelaskan secara panjang lebar, siapa Joko Widodo berkumis berkacamata yang fotonya ada di ijazah, yang lulusan SMA 6 Yogyakarta
Dan siapa Joko Widodo klimis tanpa kumis, rambut tipis agak botak, yang KKN dua kali tahun 1983 dan 1985. Yang kuliah di jurusan Teknologi Kayu yang tak pernah ada di muka bumi. Yang kebingungan membedakan antara Dosen Pembimbing Akademik dengan Dosen Pembimbing Skripsi.
Siapa orang ini sebenarnya. Akan terbuka di persidangan itu.
Penelitian kami sudah lengkap.
Demikian juga dengan penelitian para Ilmuwan yang lain: Dr Bonatua Silalahi. Dr Leony Lydia dkk, Prof Tono Saksono, Dr Ridho Rahma di, Prof Henri Subiakto, Profesor Zainal Muttaqien, Profesor Din Syansuddin, Begawan Rocky Gerung, Budayaaan Mohammad Sobary, dan Para Guru Besar Top Tier, si genius Topi Merah dll yang dengan senang hati akan membantu memberikan penjelasan sejelas-jelasnya.
Jika memang mau niat dan berani sidang.
BERSATU MENGUNGKAP KEPALSUAN IJAZAH JOKOWI...
PERJUANGAN ROY SURYO DAN DOKTER TIFA SELALU DIDUKUNG JUTAAN RAKYAT, DARI YANG MUDA HINGGA YANG TUA BERSATU MEMBONGKAR KEPALSUAN....‼️
#PresidenBadutIstanaSirkus#PresidenBadutIstanaSirkus
🆘🆗
JUTAAN RAKYAT SETUJU JIKA JOKOWI SEGERA DI ADILI...
JOKOWI MEMANG SUDAH PENSIUN, TAPI WARISAN HUTANGNYA MASIH NYATA...
SEGERA TANGKAP DAN ADILI JOKOWI....‼️
#IKNBarangBusukJokowi#IKNBarangBusukJokowi
🆘🆗
Beliau bukan presiden, tapi wibawanya melebihi seorang presiden...
Dihargai karena berintegritas
Dibenci karena berprestasi
Ditakuti karena berani, bayangkan, saat calon pemimpin lain merangkul oligarki, orang itu malah membatalkan izin 13 pulau reklamasi..
Dia adalah Anies Baswedan!
@SigitWasito8 Cuma ngasih tahu rakyat indonesia... yang kiri berijazah asli UGM cerdas, brilliant.
Yang kanan berijazah palsu UGM,planga plongo, goblok
"Hasto ditangkap, sebut Jokowi.
Tom Lembong ditangkap, sebut Jokowi.
Noel ditangkap, sebut Jokowi.
Yaqut ditangkap, sebut Jokowi.
Nadiem ditangkap, sebut Jokowi.
#BongkarKorupsiJokowi
Pertanyaannya: Kenapa orang yang disebut tidak pernah disentuh oleh hukum?" (RG)
Ijazah SMA Jokowi mutlak palsu.
Ijazah SMA Jokowi tertulis SMA 6 Surakarta. Padahal tahun 1985 masih menggunakan nama SMPP.
Tanda tangan Kepsek Soekidjo di ijazah Jokowi beda dengan tanda tangan di ijazah lain
#BongkarKorupsiJokowi#BongkarKorupsiJokowi
"Anda bisa menipu semua orang untuk sementara waktu, dan sebagian orang untuk selamanya.
Namun, anda tidak bisa menipu semua orang untuk selamanya"
(Abraham Lincoln)
Jika ada persidangan atas Laporan Polisi anda kepada saya, pak Jokowi, anda harus datang. Tidak bisa mangkir.
Kemarin-kemarin anda bisa mangkir. Tetapi untuk Laporan Polisi yang anda buat dengan nama saya, persidangan akan membuat anda HARUS HADIR sebagai saksi pelapor.
Dan, atas 709 dokumen yang disita oleh POLDA dan disiapkan menjadi barang bukti, saya sudah siapkan lebih dari 2.000++ pertanyaan yang harus anda jawab secara langsung, tidak bisa diwakilkan.
Dan persidangan WAJIB terbuka, sehingga 280 juta rakyat akan mendengarkan jawaban anda atas 2.000++ pertanyaan saya atas 709 dokumen itu.
Dan saya pastikan, butuh sekitar 4 tahun sidang bahkan lebih untuk menyelesaikan 2.000 pertanyaan itu.
Belum lagi pertanyaan saya terhadap 130 saksi yang meringankan anda.
Saya sebagai tersangka, berhak untuk bertanya kepada mereka di persidangan nanti, dan mereka WAJIB menjawab semua pertanyaan saya.
Setiap saksi akan saya tanya tiga hari tiga malam sampai saya puas.
Saya sudah menduga siapa saja mereka: orang-orang yang mengaku-ngaku sebagai teman kuliah, teman KKN, teman SD, SMP, SMA, Guru-guru, Dosen-dosen, saya sudah membuat daftar siapa saja mereka, sudah saya buat profil mereka, sudah saya investigasi mereka, dan dengan ilmu Neuroscience saya sudah bisa mengidentifikasi jawaban dan penjelasan apa yang dicangkokkan di otak mereka.
Saya pastikan saya akan bikin mereka terkencing-kencing dengan ribuan cecaran pertanyaan saya, selama berhari-hari, selama bertahun-tahun.
Dan pada satu titik di antara hari-hari sidang itu, KEBENARAN yang semurni-murninya, sejelas-jelasnya, seterang benderangnya, tentang Ijazah anda, juga masa lalu anda, juga siapa sebenarnya anda, akan terbuka.
Jika anda tidak mencabut Laporan Polisi anda, mari kita siapkan kesehatan fisik, kesehatan mental, kesehatan otak, dan kesehatan jiwa, untuk menjalankan persidangan, yang akan saya buat sangat panjang dan sangat lama, sangat rumit, sangat complicated, sangat menghabiskan dana negara, dan sangat membuat siapapun Lansia dengan penyakit Autoimun berat, tak akan sanggup menghadapinya.
Anda menuduh saya dengan pasal bukan main-main. Pasal dengan ancaman hukuman 6 tahun, 8 tahun, 12 tahun.
Artinya anda ingin menghancurleburkan, menghabisi hidup saya, itulah kekejaman dan kejahatan yang luarbiasa dilakukan oleh mantan Presiden kepada rakyatnya yang bertanya atas sebuah Dokumen Publik: Ijazah Presiden.
Karena itu, dengan segenap kekuatan batin, kekuatan jiwa, kekuatan otak dan kecerdasan saya, akan saya hadapi anda di pengadilan, jika memang anda ingin pengadilan terjadi.
Ingat, Laporan Polisi anda yang buat, maka, anda pak Jokowi, HARUS HADIR!
Seandainya ada sidang Ijazah Jokowi
Tentang IP ini tentu jadi salah satu bagian yang bakal saya cecar kepada pak Jokowi di ruang sidang, jika memang ada sidang
Bukan hanya soal keganjilan 3 nilai IPK yang berbeda yang diklaim sebagai nilai milik Joko Widodo
IPK pertama dengan nilai IPK <2,00 adalah nilai yang dinyatakan Joko Widodo sendiri di tanggal 29 Juni 2013.
IPK kedua dengan nilai IPK 3,05 dinyatakan oleh Bareskrim tanggal 22 Mei 2025
iPK ketiga dengan nilai IPK >2,5 dinyatakan oleh Rektor UGM tanggal 28 November 2025
Maka dengan senang hati saya akan menyiapkan 200an pertanyaan seputar IPK ini, jika memang ada ruang sidang kasus Ijazah.
Pelapor, saya pastikan hadir. Jika tidak, dia tidak lebih dari seorang Penipu.
"Anak ini mau dijadikan presiden? Wapres ini nggak ada gunanya.
Wakil presiden ini clingak clinguk. Wajahnya itu bingung, gak ada isinya, kosong" (Sobari)
Makzulkan gibran!
#BasmiGenkSolo#BasmiGenkSolo