@Balandinabchy Menteri Desa PDT *Yandri Susanto* menyikapi peredaran konten negatif yang menampilkan seseorang mirip dirinya. Itu tidak benar dan menyesatkan. Narasi provokatif tersebut diunggah oleh akun media sosial yg menyebutkan jika dalam radius dua kilometer dari KDKMP dilarang mendirikan kios dan toko kelontong, jika sudah ada harus pindah atau di denda. Narasi yg menyebutkan pemerintah akan menutup warung atau toko milik warga demi memonopoli pasar melalui KDKMP, juga menyesatkan.
Menteri Desa PDT Yandri Susanto, menegaskan, konten itu menyesatkan dan tidak dapat dipertanggungjawabkan dan mengimbau agar masyarakat lebih selektif dan tidak percaya dengan konten yang didasari informasi palsu.
#KementerianDesaPDT
#BPSDMKementerianDesaPDT
#BangunDesaBangunIndonesia
#DesaTangguhIndonesiaTumbuh
Menteri Desa PDT *Yandri Susanto* menyikapi peredaran konten negatif yang menampilkan seseorang mirip dirinya. Itu tidak benar dan menyesatkan. Narasi provokatif tersebut diunggah oleh akun media sosial yg menyebutkan jika dalam radius dua kilometer dari KDKMP dilarang mendirikan kios dan toko kelontong, jika sudah ada harus pindah atau di denda. Narasi yg menyebutkan pemerintah akan menutup warung atau toko milik warga demi memonopoli pasar melalui KDKMP, juga menyesatkan.
Menteri Desa PDT Yandri Susanto, menegaskan, konten itu menyesatkan dan tidak dapat dipertanggungjawabkan dan mengimbau agar masyarakat lebih selektif dan tidak percaya dengan konten yang didasari informasi palsu.
#KementerianDesaPDT
#BPSDMKementerianDesaPDT
#BangunDesaBangunIndonesia
#DesaTangguhIndonesiaTumbuh
Menteri Desa PDT, Yandri Susanto menegaskan, video yang beredar di medsos Sangat Menyesatkan, dibuat menggunakan teknologi AI/deepfake. Dan tidak pernah mengatakan, aturan larangan mendirikan kios dan toko kelontong dalam radius 2 km dari KDMP. Itu mengadu domba dan mengganggu Stabilitas Nasional.
https://t.co/ukFOzVYHbK
Sumber : https://t.co/u7I37JzrrE
#KementerianDesaPDT
#BPSDMKementerianDesaPDT
#BangunDesaBangunIndonesia