@HyunKoHi // hahaha I know that feels. It took me awhile too to complete the bio. 😂
Just put the most important things first, and the rest will follow later~
@g0dynam1ght Mengangguk atau mengantuk? Entahlah, yang jelas dirinya mulai ikutan kesal sih.
Meski masih tetap berusaha untuk stay calm.
"Berarti tidak ada buktinya dong. Artinya, bisa saja kau berbohong. Dan berbohong itu tidak baik."
@DaiKaijuMitake "With a face like that? Seriously?"
Because it was a face that look like says something different. To him at least.
That's why he have a doubt.
@eloquoenity "Tch, masih hidup rupanya. Ku pikir sudah mati." Agak kecewa karena ternyata dirinya masih hidup.
"Aku? Hmm~ yaa, tidak apa. Terima kasih sudah bertanya." Memoles senyum tampan disana agar terlihat bahwa ia baik-baik saja meskipun sekujur tubuhnya dipenuhi oleh perban.
@2DRP_AU "Huh? Aku tidak pernah ingat kau menitip sesuatu padaku tuh." Balasnya dengan tatapan yang seolah mengajak ribut.
"Lagipula kau siapa menyuruhku seperti itu?"
@2DRP_AU Alih-alih tegang, ia justru mengulas senyum tipis yang tampak ramah namun kosong.
"Hei, Tuan Penjahat. Memegang pisau dengan gemetar seperti itu sangat berbahaya, lho.
Bagaimana kalau kita bertukar peran saja?
Kau lepaskan gadis itu, dan biar aku yang menjadi sanderamu. +
@2DRP_AU Sontak ia langsung menaikan sebelah alisnya mendengar sapaan itu.
"Aku tidak pernah ingat punya kekasih seperti dirimu."
Lagipula, dirinya juga sesama lelaki. Jadi, tidak mungkin kan?
@2DRP_AU Niatnya sih ingin tiduran sebentar di kursi taman sebelum kembali. Tapi sepertinya ia kebablasan.
Apalagi jika dilihat dari penampilannya. Tidak heran sih kalau orang akan mengecek kondisinya.
Dazai lalu membuka matanya sebelum berbicara.
"Wah, apakah akhirnya aku di surga?"