Seberapa banyak pun yang mendengarkanmu, seberapa banyak pun yang peduli padamu, tetap saja hidup adalah perayaan bangkit dan sakit sendiri-sendiri. Maka kuatlah, karena kau akan tetap menjadi dan menjalani sendiri.
Pada hakikatnya kita itu sendiri, ya sendiri, tak ada siapapun, selain kamu. Saudara, sebatas kenal dekat atau kandung sekalipun, tak kan bisa berbuat banyak untuk membantumu. Maka percaya kemampuanmu dan terus maju adalah kunci, selebihnya hanya basa-basi, & jangan diambil hati.
Cari nafkah buat keluarga itu Jihad. Maka berangkatlah jihad dengan penuh keyakinan, bahwa kalaupun selesai nyawamu dalam perjalanan, maka imbalannya adalah Syahid.
Semoga apa yang kita ingin gapai, adalah sesuatu yang benar-benar menjadi bagian dari garis tangan, direstui oleh sang Penentu. Terkadang, sesuatu yang sudah ada di depan mata saja, dengan mudahnya sirna, ya, karena itu memang bukan diperuntukkan untuk kita.