🚨 BREAKING: Reports indicate that US Navy personnel knelt and wept in front of the Iranian Islamic Revolutionary Guard Corps. A scene of total surrender. 🇺🇸🇮🇷🚀💥💀😳
Pemimpin yang baik itu menegur bawahannya tanpa dilihat orang lain lah....
Atau kl berdua di ruangan...
Kalau ini sih over acting, ada kamera dan banyak orang.
Biar kelihatan berkuasa gitu ta ?
Mensesneg Prasetyo memberikan keterangan terkait pernyataan pengacara Hotman Paris yang menyebut nama presiden @prabowo yang memberi kesan Febrie Adriansyah merupakan "kebanggan" presiden sehingga layak utk dikaji ulang kasusnya
Mensesneg mengatakan semua hal yang terkait dgn kasus tersebut harus dikembalikan pd mekanisme hukum yang berlaku dgn tidak mengkait2kan segala sesuatu dgn presiden.
Pernyataan mensesneg ini menunjukkan jika presiden menghormati mekanisme proses hukum yang berlaku di RI sekaligus memberi peringatan pd siapapun juga yg terkait utk menjalani proses hukum yg berlaku tanpa perlu berusaha intervensi hukum dgn menunjukkan kedekatan hubungan yang justru mengganggu jalannya proses hukum.
Istana bantah Hotman Paris : Geledah Febrie TAK PERLU IZIN PRESIDEN @prabowo
Presiden tak ngurusin izin beginian bang Hotman
Pesan Presiden jelas, tegas, lugas disetiap pidatonya , "pejabat wajib jujur atau dihancurkan"
Artinya TANGKAP YG HARUS DITANGKAP
Dalam perspektif akal sehat, penjelasan bhw sejumlah besar uang tunai dan emas yg tersimpan di brankas pribadi seorang pejabat penegak hukum sebenarnya merupakan titipan dari beberapa pengusaha atau tokoh lain merupakan penjelasan yg sangat sulit diterima secara logis.
Jika seseorang memiliki uang dan emas dlm jumlah besar, maka tempat yg paling wajar utk menyimpannya adalah rekening bank, safe deposit box atas nama pemiliknya, atau lembaga penyimpanan yg memiliki dasar hukum dan administrasi yg jelas.
Menitipkannya di rumah seorang pejabat yg memiliki kewenangan di bidang penegakan hukum justru menimbulkan pertanyaan yg jauh lebih besar daripada jawaban yg diberikan.
Semakin banyak orang yg kemudian mengaku sbg pemilik harta tsb, semakin besar pula pertanyaan yg muncul. Mengapa begitu banyak pihak memilih menitipkan aset bernilai tinggi kpd seorang pejabat negara..? Apa dasar hukumnya..? Di mana perjanjian penitipannya..?
Mengapa risiko kehilangan, penyitaan, atau konflik kepentingan dianggap lebih kecil dibanding menyimpannya sendiri melalui mekanisme yg sah..?
Pertanyaan2 tsb merupakan konsekuensi logis yg wajar muncul di ruang publik.
Bahkan seandainya penjelasan itu benar sekalipun, persoalannya tdk berhenti pd aspek hukum. Ada persoalan etika yg jauh lebih mendasar.
Seorang jaksa, terlebih pejabat tinggi yg memiliki tanggung jawab dlm pemberantasan tindak pidana korupsi, dituntut tdk hanya bebas dari pelanggaran hukum, tetapi juga bebas dari keadaan yg menimbulkan dugaan konflik kepentingan atau menggerus kepercayaan publik.
Integritas pejabat penegak hukum tdk hanya diukur dari ada atau tdk adanya putusan pengadilan, tetapi juga dari kemampuannya menjaga jarak profesional dng pihak2 yg berpotensi memiliki kepentingan.
Menjadi tempat penitipan uang atau emas milik para pengusaha atau tokoh tertentu, apabila benar terjadi, tetap merupakan praktik yg sulit dipertanggungjawabkan secara etis karena berpotensi menimbulkan persepsi ketergantungan, kedekatan yg tdk semestinya, atau konflik kepentingan.
Kepercayaan masyarakat thdp lembaga penegak hukum dibangun bukan hanya melalui kepatuhan terhadap hukum, tetapi juga melalui keteladanan.
Standar moral seorang pejabat penegak hukum memang sewajarnya lebih tinggi daripada warga biasa. Karena itu, tindakan yg mungkin tdk serta-merta melanggar hukum tetap dapat dinilai tdk patut apabila berpotensi merusak independensi, objektivitas, dan kepercayaan publik.
Pada akhirnya, dlm negara hukum, setiap penjelasan tentu harus diuji berdasarkan alat bukti, audit, dan proses hukum yg transparan.
Yang ingin dihindari FA adalah pasal-pasal UU Tipikor yg dapat menjeratnya, ini adalah hal yg paling mendasar bagi dirinya untuk selamat dari resiko paling besar dalam sisa hidup dan karirnya.
Namun dari sudut pandang logika publik dan etika jabatan, skenario penitipan harta dlm jumlah besar kepada seorang pejabat penegak hukum merupakan penjelasan yg paling terkonyol, secara rasional memang akan mengundang skeptisisme masyarakat dan menuntut pembuktian yg sangat kuat agar dpt dipercaya.
Geger ratusan orang geruduk Law Firm Hotman Paris & Partners. Massa tegaskan proses hukum Febrie Adriansyah harus bebas intervensi
Senin #RUUPerampasanAset#fyp#fypppppppppppppp#viral
VIRAL! ORANG INI KRITIK KERAS HOTMAN PARIS: "JANGAN JUAL NAMA PRESIDEN! PRESIDEN NGGAK PERNAH TOLERANSI KORUPTOR!" 🤬🚨
Ini kesalahan fatal yang banyak orang tidak sadar. Cuma karena punya nama besar, bukan berarti bebas bawa-bawa nama kepala negara buat tameng pembelaan!
Forum Pemred Indonesia mengecam keras pengacara Hotman Paris yang melontarkan kalimat merendahkan "lu punya otak nggak" kepada jurnalis saat bertugas di Kejaksaan Agung (19/7/2026).
#viral#hotmanparis#hina#wartawan#jampidsus