Whether it is or isn’t a red to Balogun is now irrelevant. Government interference is a violation of FIFA Article 2 & 15, and the punishment is disqualification and suspension. #FIFAWorldCup
Ga usah dibayangkan, lebih parah malah, orang lagi sholat eid datang gerombolan kafir trus bantai jemaah sholat eid di poso. ga peduli anak anak, perempuan, semua di bunuh dengan sadis
Tau gak apa yg bikin sedih hari ini? Orang2 di Gaza ramai mendirikan sholat goib untuk tentara Indonesia yg kemarin gugur akibat serangan israel. Tapi apa balasan orang2 ini trhdp mereka? Iya betul, akan melucuti senjata para pejuang Gaza. 😢
Pejuang Indonesia menyerang benteng pertahanan Belanda, bunuhin tentara Belanda
Tentara Belanda merespon serangan pejuang Indonesia dengan mengirim pasukan dari Batavia
adil kan kalau Tentara Belanda bunuhin balik pejuang Indonesia?
gila memang logika hasbara
Indonesia 80 tahun jadi negara sekuler. Belum pernah sekalipun menjadikan Alquran dan Hadist sebagai konstitusi.
Somehow, ini semua salah orang Islam dan hanya muslim doang yg salah. Padahal sekuler sering koar koar "agama gak boleh dibawa ke manapun selain rumah ibadah."
Somehow Jawa memang selalu lebih sejuk dari semua wilayah Asia Tenggara lain yang pernah saya kunjungi (gugus kepulauan Nusantara dan daratan Indocina, Filipina belum pernah).
Ada akun Garis lucu, giliran di senggol bawak traumatik masa lalu. Dikit² bom, bentar² ngebom, narasinya selalu sbg kaum minoritas yg sangat terzolimin. Terlihat sekali mental anak kecilnya, dari dulu hingga sekarang pemikirannya gitu² mulu.
Negara ini udah sampai di titik yg paling menjijikan. Busuk di dalam dan luar negeri.
Di dalam sipil diteror, pelakunya orang-orang dinas kementrian dan tni.
Di luar prajurit tni mati diserang israel, presidennya cuma bikin story berduka cita.
Faktanya, menurut Policy Research Center (PRC) 88,5% manfaat dari Program MBG dinilai mengalir ke elite dan pejabat politik (44,5%) serta mitra dan pengelola SPPG (44,0%).
Bukan kepada anak-anak yang menjadi penerima utama (hanya 6,5%) apalah lagi para guru yg 'hanya' kecipratan repotnya saja.
Obrolan yg saya curi dengar dari para mitra/pengelola SPPG di acaranya Badan Gizi Nasional di Bekasi kemarin juga topik fokusnya ke mereka. Mereka yg denial juga adalah bagian dari 88,5% 'penerima manfaat'.