🇯🇵🇹🇭 Five Japanese F-2s arrive at U-Tapao, Thailand
Today, five Mitsubishi F-2 Viper Zeros of the Japan Air Self-Defense Force (JASDF) landed at U-Tapao Airport this afternoon, marking the F-2’s first visit to Thailand.
Source https://t.co/KZELZkVCXL
🇯🇵🇹🇭 Five Japanese F-2s arrive at U-Tapao, Thailand
Today, five Mitsubishi F-2 Viper Zeros of the Japan Air Self-Defense Force (JASDF) landed at U-Tapao Airport this afternoon, marking the F-2’s first visit to Thailand.
Source https://t.co/KZELZkVCXL
Apa tujuan Jepang memakai kapal perang bekas mereka sebagai "alat diplomatik" ke Filipina dan Indonesia? Dan kenapa kedua negara itu di tawarkan jenis kapal perang yang berbeda?
Mungkin ada beberapa dari teman-teman disini belum faham apa tujuan Jepang bersikukuh untuk menawarkan akses transfer kapal perang bekas mereka ke Indonesia dan Filipina dalam beberapa waktu ini. Bagaimanapun, langkah yang dilakukan Jepang ini memiliki bobot strategis yang jauh melampaui sekadar "membuang" kapal perang bekas mereka. Baik kapal Asagiri dan Abukuma class yang akan dipensiunkan ini diharapkan dapat memperdalam hubungan keamanan regional sekaligus membantu mengimbangi pengaruh Cina yang semakin meningkat, terutama di Indonesia dan Filipina.
Ini juga sekaligus untuk memperluas pengaruh Jepang di regional secara luas. Lalu, transfer Asagiri & Abukuma ke Indonesia-Filipina ini juga bakal disertakan pelatihan, suku cadang, dan prosedur operasi dalam menggunakan kapal perang Jepang. Jadi, diharapkan juga dengan cara ini dapat memperkenalkan ekosistem alutsista Jepang ke Indonesia-Filipina, dan membuka peluang kepada kedua negara ASEAN ini untuk mulai membeli produk alutsista Jepang dimasa depan. Terus, kenapa Jepang memilih Filipina dengan Abukuma class dan Indonesia dengan Asagiri class?
Menurut gw, ini adalah upaya Tokyo untuk menyesuaikan jenis kapal itu dengan kebutuhan dan lingkungan ancaman yang berbeda dari para mitra (Indonesia-Filipina) itu. Jepang itu melihat Filipina kalau negara itu menghadapi ancaman di grey zone dengan Cina di Laut Filipina Barat secara terus menerus, dan Filipina membutuhkan "kuantitas" dalam melakukan patroli. Selain itu, Abukuma yang ukurannya lebih kecil juga memiliki biaya operasional lebih murah dari pada Asagiri class.
Meanwhile, Jepang melihat Indonesia dengan laut yang sangat luas membutuhkan kapal dengan endurance tinggi dan berkemampuan ASW (Anti-Submarine Warfare), mengingat tingginya ancaman bawah laut di wilayah-wilayah perairan penting di Indonesia.
イタリア海軍パオロ・タオン・ディ・レヴェル級哨戒艦ジョバンニ・デレ・バンデ・ネッレ(P434)🇮🇹⚓️
Italian Navy Thaon di Revel class patrol vessel Giovanni delle Bande Nere.
Marina Militare Classe Thaon di Revel Giovanni delle Bande Nere.
イタリア海軍パオロ・タオン・ディ・レヴェル級哨戒艦ジョバンニ・デレ・バンデ・ネッレ(P434)🇮🇹⚓️
Italian Navy Thaon di Revel class patrol vessel Giovanni delle Bande Nere.
Marina Militare Classe Thaon di Revel Giovanni delle Bande Nere.