Menurut Kantor Media Pemerintah di Gaza (GMO) lebih dari 21.500 anak, termasuk 1.022 bayi tewas sejak genosida dimulai pada 7 Oktober 2023 hingga hari ke-1.000 genosida.
GMO menyatakan jumlah total korban tewas telah meningkat menjadi 73.066 orang, 173.514 orang terluka, dan sekitar 9.500 orang masih hilang di bawah reruntuhan.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa lebih dari 90% bangunan di Gaza telah rusak atau hancur, dan sekitar 80% wilayah tersebut berada di bawah penjajahan "Israel".
Secara terpisah, UNICEF mengatakan lebih dari 11.000 anak mengalami cedera yang mengubah hidup mereka, termasuk hingga 4.000 amputasi, bahkan banyak di antaranya dilakukan dalam kondisi medis yang sangat sulit.
@QudsNen@sahabatalaqsha
IBU CENUK SAYEKTI DOSEN UNAIR BERSAKSI SAMBIL TERISAK DI MK:
Jadi dosen tahun 2010, saat itu gajinya 1,2 juta per bulan.
Dapat gelar Doktor tahun 2016. Serdos tahun 2020.
Tahun 2022 pindah ke Unair, gaji pokok saya 2,6 juta.
Belasan tahun jadi dosen.
Gaji pokoknya masih segitu.
Ini kejadian gak cuma di Unair. Kejadian di seluruh Indonesia.
pecah tangis bu dosen Dinda saat ceritakan gaji tak layak dosen
"demi bertahan hidup, saya terpaksa menyisihkan waktu produktif untk jualan kue. banyak teman dosen berbulan-bulan gajinya ga dibayar sampai harus jadi ojek online"
"kami memohon keadlian" 🥲