Ternyata dari Jakarta ke Bandung itu bisa Rp. 15.000 loh guys, tapi memang waktunya lebih lama ya jadi ini yang mau santai-santai aja sambil menikmati perjalanan..
Simak ya tahapan2 perjalanannya dari Jakarta sampai ke Stasiun Bandung !! 🫰
pantesan kakekku sampai akhir hayatnya di usia 83 ada aja kegiatannya, pagi cabut rumput, siang sapu pekarangan, sore bikin kandang, malem ikutan badminton karang taruna
(somehow kebayang lucunya misal blio disuruh diem trus ngejawab “depression can’t hit moving target!”)
riil.. gw belajar budidaya ikan gurame di media gentong dari grup fesnuk ama jurnal ilmiah setahun terakhir lmao. somehow it works udah panen sekali buat di makan sendiri dan mortallity rate-nya rendah. makasih om-om fesnuk wonogiri dan sekitarnya.
TUTORIAL HAPUS HISTORY DOSA❗❗❗
1. Mandi Taubat terlebih dahulu. Niatnya begini:
"Nawaitul ghusla littaubati an jami'idzunuub"
2. Sholat taubat dan ini niatnya:
"Usholli sunnatat taubati rak'ataini
lillahi ta'aalaa"
3. Baca surah pendek setelah alfatihah:
a. rakaat pertama : al kaafirun
b. rakaat kedua : al ikhlas
4. Saat sujud terakhir, minta 3 doa ini:
a. allahumma ini asaluka Husnul khatimah
b. allahummarzuqni taubatan nasuha
qoblal maut
c. allahumma ini as alukal Jannah
5. Abis salam, langsung baca ini:
a. Laa ilaha Illa anta subhanakan inni
kuntu minadzolimiin
b. Subhanallah mwabihamdihi
subahnallahiil adzim
Psikologi bilang, ada orang yang nggak terlalu suka bersosialisasi bukan karena sombong atau benci orang.
Mereka cuma terlalu peka. Cepat menangkap energi, membaca ketulusan, dan sadar saat sesuatu terasa nggak tulus.
Makanya, basa-basi sering terasa melelahkan.
Mereka lebih memilih hubungan yang sedikit, tapi jujur, tenang, dan tanpa topeng.
Itu bukan antisosial.
Itu cara mereka menjaga energi dan kesehatan emosional
Yang beliau baca itu bukan sekadar surat pendek di juz 30... padahal yang sunnah dihafalin aja Al-Kahfi 1-10, tapi beliau baca yg di tengah-tengah dan tajwidnya bagus 😭
adem banget liatnya. gak heran nikita willy dapet sosok yang se-balance ini. beneran mau dapet laki-laki yang kaya materi + kaya rohani gini juga ya Allah wkwk so much pride for you mas indra, tetep istiqomah!!
Kemarin saat di Dieng kami nginap di homestay ARUTALA. Ini tipe family yang bisa untuk 4-5 orang. Cukup untuk sekeluarga. Fasilitasnya :
1. Deket dengan titik 0 dan candi Arjuna (target main kami), penting karena kami malas ngeluarin mobil, dan banyak pilihan makanan.
2. Di atas kamar persis ada cafe, makanan enak, minuman enak. Tapi tenang, ga berisik sama sekali karena rata2 yang beli penghuni homestay dan minta anter kamar katanya.
3. Air panas lancar
4. Ada dapur, rice coocker, kompor, air galon, alat makan.
5. Balkon menghadap ke luar, ada teras dan halaman kecil.
6. Ada TV pintar dan sofa, semacam ruang nonton kicik.
7. Bed cover dan selimut tebal tersedia
8. Ada breakfast, bisa request nasi goreng, roti atau bubur (in case bawa anak kicik)
9. Pemandangan ke arah bukit dan arah candi jadi saat malam bisa liat kebun, kota ketutup kabut yang indah.
Minusnya: kemarin pas tetangga villa ada yang pelihara kambing jadi pas duduk di balkon kadang semriwing aroma kambing tapi aromanya masih kalah dengan bau belerang dari arah kawah.
Oh iya, tipe kamar Arutala ini ada banyak dengan berbagai kapasitas. Kamar kami bersebelahan dengan kamar yang identik, dan ada pagar belakang yang bisa dibuka jadi balkon dan terasnya jadi nyambung. Siapa tahu mau pesan rame2, dan barbequan.
Harga per malam 600 ribu (700 ribu saat peak season).