Ferry Irwandi bilang:
"IPK tinggi tidak menjamin pintar, apalagi yg rendah."
Ealah, Bang.
IPK tidak menjamin apa-apa.
Itu cuma indeks temporer terkait peforma selama studi, tidak ada hubungan langsung dengan pintar-enggaknya mahasiswa.
Bagi dosen spt saya, IPK tinggi berarti motivasinya tinggi. IPK rendah menandakan rendahnya motivasi.
IPK zaman now pun tidak melulu soal kehebatan menjawab pertanyaan atau berhasil dalam pembelajaran berbasis proyek, tetapi terkait tentang apakah nilai tertentu dapat menjadi alat meng-encourage mahasiswa atau enggak.
Agak munafik gak sih baca diaspora yang nasehatin orang lain buat gak usah kerja di LN, katanya hidup di LN gak seenak di Indo. Apalagi yang pake embel-embel, “Sebagai orang yang udah 15 tahun hidup di Eropa...”
LAH, ITU LU AJA BETAH SAMPE BELASAN TAHUN DI SANA?! 😭
Pake bilang cita-citanya tetap mau menua di Indo. Yee, bilang aja lu emang mau hustle di sana dengan gaji gede, terus nikmatin uangnya di Indo yang living cost-nya jauh lebih rendah pas pundi-pundi lu udah segunung 😭
Padahal orang lain juga mau ke LN karena mau cari duit, sama kayak lu. Jadi gak usah sok-sok ngelarang kalau sendirinya juga masih nikmatin hidup di sana 😭
@bangherwin Lebih parahnya lagi uang deposito tersebut dipakai bank bukan untuk kredit masyarakat atau UMKM, tapi buat membiayai kredit oligarki tambang, dan kawan-kawannya
Jadi, pemerintah Indonesia ngeluarin izin impor 150.000 ton raw sugar.
Yang dapat alokasi impornya:
ID Food BUMN: 50.000 ton
Sebuah pabrik gula swasta di Bombana: 100.000 ton
Karena swasta, berarti bukan PT Barata (Persero).
Nah, siapa pabrik gula swasta di Bombana yang dapat alokasi 100.000 ton ini?
Ternyata pada 2020, Jokowi sempat meresmikan salah satu pabrik gula besar di Bombana milik swasta.
Namanya PT Prima Alam Gemilang, yang merupakan anak usaha PT Jhonlin Batu Mandiri alias punya Haji Isam.
— the end —
PENGUMUMAN KENEGARAAN
Sehubungan dengan pecahnya Perang Dunia III dan ditetapkannya keadaan darurat nasional, Pemilu ditiadakan hingga waktu yang tidak ditentukan.
Indonesia kembali kepada UUD 1945. Demi kesinambungan negara, Presiden menjabat seumur hidup.
Sekian.
Salah seorang profesor gue waktu Magpro pernah bilang 'kalian tes IQ pakai Weschler anak pelosok Indonesia timur mungkin lebih buruk dari Jawa, tapi mereka ada pemburu handal, membaca langit, pengetahuan tanaman luar biasa. Anak terukur IQ tinggi belum tentu survive di sana'
Berbanding terbalik dengan pernyataan Presiden,
1. Tidak semua masyarakat pedesaan mampu untuk memenuhi kebutuhan bahan baku SPPG yang mencapai diatas 2000 porsi. MBG malah tidak berpengaruh apapun terhadap peningkatan ekonomi didesa
2. Ekonomi masyarakat di desa justru malah tercekik, beroperasinya MBG malah membuat harga bahan pangan naik. Karena SPPG memborong bahan pangan mencapai ribuan, otomatis terjadi peningkatan harga secara natural
3. Kebanyakan pekerja MBG adalah pekerja sektor informal, tanpa perlindungan & jaminan Sosial/kesehatan apapun. Dan cost nya terlalu besar untuk meningkatkan itu serta membuat ketidakadilan lain bagi pekerja disektor lain
4. Cost pelaksaan MBG terlalu besar dengan apa yang dihasilkan. Mengingat tujuan MBG adalah penanganan masalah stunting bukan peningkatan ekonomi, apalagi anggaran pendidikanlah yang dikorbankan sampai APBN 2027
5. Dengan berjalannya MBG saat ini & MBG masih memangkas anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027. Selain tidak mendapatkan hasil yang maksimal dari MBG & telah mengalami kerugian yang cukup banyak. Diluar Skor PISA, kita telah menggadaikan masa depan pendidikan publik jika ini terus terjadi.
@karirfess Drpd bawa pulang inovasi ke Indo, mendingan tarik semua sdm dari Indo sebanyak2nya buat kerja di jepang aja. Kuasai balik itu tanah jepang, seperti yg mereka lakukan 1947. 🤣
Masih mending dia mau dateng ngasih speech gue mah jadi dia mendingan Jco gue gosend ke kantor, di grup wa menteri gue chat "pergi ke Fakfak mancing ikan hiu, fuck all of you🖕🏻" tidak lupa kirim meme "peduli apa gwle🤪", left the group dan lanjut turu😗
Ada 1 slide yang menarik. Yang membuat si gubernur dikritik keras di forum itu.
Double agent.
Pejabat politik di Indo itu adalah pemain bisnis merangkap sebagai regulator.
Gubernur tapi juga pengusaha tambang. Gubernur tapi juga pengusaha sawit. Dan perusahaan ini tentunya bergantung pada izin pemerintah daerah (dan pusat).
Di negara-negara lain yg maju, ini jatuhnya conflict of interest. Ini aib banget dan pelanggaran etika berat disana. Bahkan di beberapa kasus, bisa dijatuhi pidana.