Gagal Propagandakan "Bom Drone" di Hitadipa, KNPB Malah Pajang Foto Granat Tangan Usang
Narasi yang disebarkan oleh KNPB News terkait adanya serangan bom udara menggunakan drone dan penembakan oleh militer Indonesia di Distrik Hitadipa pada 28 Juni 2026 adalah kebohongan publik
Provokator Busuk Bernama Arnoldus Belau: Corong TPNPB yang Memperkeruh Papua!
Arnold Belau, Anda jangan lagi mengaku sebagai wartawan senior kalau pekerjaan Anda hanya ikut memperkeruh suasana dengan unggahan-unggahan provokatif dan menyesatkan seperti ini.
Bukan Sekadar Warisan! Pemuda Papua Pimpin Gebrakan Pangan dari 300 Hektare Tanah Ulayat.
Selama ini, perut Pace Mace tersandera mahalnya logistik udara! Di Papua Pegunungan, ketergantungan pangan luar daerah menembus 80%.
@elsa4krisdianti Propaganda mungkin bisa bikin ramai sesaat, tapi tidak bisa mengalahkan fakta. Yang dibutuhkan Papua sekarang adalah persatuan, kerja nyata, dan masa depan yang lebih baik
@Reza10Andini Sa harap masyarakat lebih bijak pakai media sosial. Jangan kasih ruang buat propaganda yang belum jelas, lebih baik cari fakta dari sumber yang bisa dipercaya
@Reza10Andini Tong jangan cepat percaya kalau cuma lihat postingan viral. Cek dulu fakta dan aturan hukumnya supaya tidak gampang dipengaruhi informasi yang belum tentu benar
@nagaemas463058 Kalau pemerintah hadir sampai kampung, itu baru mantap. Masyarakat tidak merasa ditinggal, urusan jadi lebih gampang, dan pembangunan bisa jalan terus
Satu Ritme Membangun Negeri: Sinergi Kuat Pusat dan Daerah Pacu Kemajuan Pelayanan di Papua!
Fakta di lapangan membuktikan komitmen nyata pemerintah menghadirkan pelayanan publik hingga ke kampung-kampung.
#Papua#fyp#viral#foryoupage#UntukIndonesia#indonesia
@arnoldronald02 Sa lihat pembangunan jalan begini sangat bantu masyarakat. Hasil kebun lancar dibawa ke kota, aktivitas juga lebih mudah. Semoga terus lanjut sampai semua daerah
@Devaryo_arfail Salut buat pemuda Papua yang mau berkarya di tanah sendiri. Kebun maju, ekonomi jalan, keluarga juga ikut senang. Semoga makin banyak yang ikut bergerak demi Papua