Dengar teriakan "REVOLUSI" hati ini menangis. Ketika kata "REVOLUSI" diteriakan mahasiswa maupun rakyat, itu artinya negara sedang tdk baik2 saja. Rakyat sdh muak dengan pemerintah yg semaunya. Di negara yg kaya SDA, justru rakyatnya miskin krn korupsi di semua lini pemerintahan.
Ini org kalau punya anak, mk akn memberi apresiasi kpd anaknya klau sdh jd juara 1.
Kalau hanya rangking 10 besar gak bakal mengapresiasi anaknya. Bahkan mungkin dicuekin aja.
Apresiasi adalah hembusan angin lembut yang menyalakan kembali api semangat manusia." — Oliver Westwood
Rupiah menguat dikit harus banget diapresiasi, bahkan level sekarang aja masih diatas tahun 1998. Klo bisa balik under 15 ribu baru dah tuh minta apresiasi, masalahnya apakah bisa? ehhehe
Kata-kata Megawati soal demo mahasiswa:
- Pertanyakan pengawalan ketat aparat heran kenapa demo BEM UI sampai dikawal polisi dan Angkatan Darat
- Tegaskan mahasiswa adalah warga negara "Mahasiswa itu masuk tidak sebagai warga negara Indonesia? Masuk!" jadi mereka punya hak yang sama untuk bersuara
- Sindir yang takut bersuara "Itu menunjukkan apa? Hati kalian itu tidak teguh! Jadi mestinya jangan takut. Kalau iya ya iya, kalau tidak ya tidak"
- Berani tantang balik "Nah saya berani ngomong gini, terus saya mau ditangkap? Ayo! Mana di sini ada polisi? Panggil sini!"
- Posisikan PDIP di luar pemerintahan kritik dan aspirasi rakyat disalurkan lewat jalur konstitusional, yaitu fraksi PDIP di DPR, bukan ikut turun ke jalan
Intinya: Megawati membela hak mahasiswa untuk berdemo sebagai bagian dari demokrasi,
sekaligus menyindir ketatnya pengamanan aparat terhadap aksi tersebut tapi dia sendiri tidak mengajak PDIP ikut demo, melainkan lewat jalur DPR.
Perbedaan Pak JK dan Pak Jokowi.
Pak JK berkolaborasi dengan pemerintah berjuang demi kepentingan bangsa.👍🏼
Pak Jokowi berkeliling Indonesia berjuang untuk PSl dan demi kepentingan keluarga. 🤦🏼
Gelar: Mahasiswa.
Jaket: Almamater kebanggaan.
Hobi: Teriak demokrasi di jalanan.
Tapi pas dengar argumen beda di forum diskusi, langsung histeris dan membubarkan acara.
Mereka itu mahasiswa agen perubahan, apa Satpol PP magang❓ Takut amat sama isi kepala orang 😩
Entah sedang mencari apa atau dibayar berapa...
Orang ini menyebut temen-temen semalam sebagai orang-orang gangguan mental. Lumayan sakit dengernya :')
Titik koordinat etmint letakkan di reply
Keren banget mahasiswanya. Berani menggugat, takut melihat.
Begitu diajak cek lapangan langsung mode Gak Mau, Gak Denger, Pokoknya Pemerintah Jahat.
Agen perubahan kok takut sama fakta? Mungkin takut ya kalau ternyata kenyataannya gak se-estetik di film pesta babi.
mahasiswa UGM bukan membubarkan diskusi, mereka sedang membersihkan kampus dari sampah rezim otoriter, sebab itulah kewajiban yg harus dijunjung mereka sebagai bagian komunitas akademik en berpikir sehat
Seorg mahasiswa yg benar mestinya tau bahwa referensi itu lbh dr 1.
Tp kalau mahasewa refrensinya cuma 1, yaitu PESTA BABI.
Kalau ada yg lain, termasuk fakta di lapangan mereka anggap sampah semua.
Namanya jg MAHASEWA.
Mahasiswa sudah dibutakan oleh film PESTA BABIK!! #NGOOKK 🐷
Ini mahasiswa UGM modal NGOTOT doang. Biar keren gitu? Mau dikasih pembuktian diajak ke Papua nolak malah tantrum gak jelas. Tapi menghakimi orang buat mengakuin kesalahan sesuai apa yang dipertontonkan film PESTA BABIK . Udah ngerasa hebat gitu bentak-bentak orang?
Dikasih waktu buat bahas apa saja nanti akan dijawab Wamentan Sudaryono dan Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid.
Ditawarin Wamentan Sudaryono mau bahas tentang film Pesta Babik ? eh malah teriak BAPAK MERASA BERSALAH NGGAK?!! BAPAK MERASA BERSALAH NGGAK?!!
Dijawab sama Nuron Wahid : salah tentang apa dulu ? Anda mau saya ajak ke Papua untuk melihat pembuktian secara langsung Dijawab teriakan sama mahasiswa ga jelas. Kalau gw jadi mahasiswanya, gw akan terima ajakan itu.
Jadi yang KOSONG di sini siapa ??
Di UGM, mahasiswa geruduk diskusi tiga pejabat tinggi: Budiman Sudjatmiko, Nusron Wahid, dan Wamentan Sudaryono. Bukan karena mereka tak diundang diskusi, tapi karena rakyat sudah muak dengan gaya pemerintah yang suka kabur dari tanggung jawab! Suara 'REVOLUSI' berkumandang.
Ketiga pejabat tersebut lari terbirit-birit dievakuasi pakai patwal, saling dorong terjadi, pejabat kabur seperti maling ketahuan. 'Katanya mau diskusi, tapi malah kabur!' teriak mahasiswa. Benar sekali.
Ini cerminan pemerintahan yang alergi kritik, membungkam suara rakyat, dan menganggap demonstrasi sebagai gangguan. Selama suara mahasiswa dan rakyat dianggap ancaman, jangan coba-coba ceramah soal Pancasila! Kalian tidak layak.
Uang rakyat dibuang sia-sia untuk program-program NIRmanfaat: MBG yang bermasalah, Kopdes Merah Putih yang katanya di tengah hutan, ekonomi yang ambruk, rupiah melemah, tapi pejabat sibuk selawatan dan kabur dari pertanyaan sederhana: 'Apakah Bapak-Ibu merasa bersalah?'
Mahasiswa UGM dan UI sudah bangun. Mereka tidak lagi mau dibisiki. Mereka datangi langsung, teriaki langsung, kejar langsung. Karena di negara demokrasi yang sebenarnya, pejabat TIDAK BOLEH kabur dari rakyatnya sendiri.
Pemerintah stop lah pura-pura tuli. Stop buang-buang uang rakyat. Stop anggap kritik sebagai musuh. Rakyat sudah lelah dengan sandiwara ini.
Mahasiswa tidak akan lelah bersuara. Kalau kalian terus kabur, kami akan terus datang. Lebih keras. Lebih banyak. Sampai kalian benar-benar mendengar dan bertanggung jawab.
#MahasiswaGerudukUGM #TurunTanganRakyat #GagalTotal"