Ga boong ini bootcamp worth the money bgt, sebanyak ini kelasnya cuman 1 jutaan jadi per kelas itungan cuman 40ribuan
Belum dapat koneksi dan temen baru, gila sih yg bikin ini
Karena request yg makin banyak, kita bakal bikin lagi: Fullstack digital marketing cohort-8!
Mulai dari Fundamental, Consumer psychology, Paid marketing (FB, SEM, & Tiktok), bikin LP, SEO, Copywriting, Analytics, Branding, CRM. Durasinya 7 week
Siapa nih yg gasabar ikutan?
Aku mau sharing kabar baik dari alumni bootcamp FSDM belajarlagi, doi berhasil deal project digital marketing sama brand bumbu masak (nama dirahasiakan, tapi kalian pasti familiar sih) senilai 5 MILYAR IDR!
Suatu kebahagiaan sendiri setiap dapat kabar bahagia kayak gini ❤️
Bentar lagi Cohort 6 dibuka nih. BelajarLagi kembali mengadakan program beasiswa buat 5 orang.
Caranya:
1. RT & like tweet ini
2. Follow Twitter & IG @belajarlagihq
3. Reply alasan kamu kenapa pingin ikut bootcamp ini. Jangan lupa juga cantumin bukti follow kamu yaa.
Sejak awal berdiri, Belajarlagi punya cita-cita untuk menjadi platform belajar yang dapat dikases banyak orang. Salah satu caranya, adalah dengan program beasiswa
Nah, jelang pembukaan cohort 6, kami kembali mengadakan program beasiswa untuk 5 orang 👇
Aku ingin titip beberapa utas yang (semoga) bermanfaat.
Kalau ada utas yang ada kaitannya dengan Ilmu Psikologi, tolong jangan lupa dicek hingga twit utas yang terakhir. Biasanya aku menulis sumber bacaan (jurnal ilmiah atau artikel) di twit terakhir.
Terima kasih.
❤️✨
Analogi lainnya: kalau ada orang dirampok karena bawa barang berharga lewat area yang "berbahaya", apakah berarti perampok jadi kudu dimaklumi dan dibiarkan lepas? Apakah area berbahaya jadi kudu dimaklumi juga? Beda antara realistis dengan disuruh menerima kegoblokan berjamaah.
@a_rahman_1995 @allegeander gue ga melarang tindakan preventif ataupun dihimbau untuk preventif
cuma, kalau kasus pelecehan dan pemerkosaan udah terjadi fokusnya harus di korban dan berempati ke dia. jangan nanti seolah-olah korban sepenuhnya salah karena ga waspada, dia butuh dukungan mental juga
izin kembali sebentar
maaf karena kasar, mas. analogi kamu tolol dan goblok
wanita mau pakai baju setertutup apapun, pemerkosa juga tahu bahwa kami punya dada dan selangkangan
smartphone bisa dimasukkan ke dalam tas, perhiasan bisa dilepas agar tidak "mengundang"
-cont.
Yaudach. Instead of masukin motor ke ruang tamu tiap malem, how about telling maling not to maling motor u. Gimana? Instead of jgn maen hp di jalan, how about telling jambret not to jambret hape u? How?
@agungBOSSbangun @allegeander gue pernah hampir diperkosa orang waktu umur 9 tahun. gue waktu itu pakai jilbab panjang dan gamis
perintah menundukkan pandangan lebih dahulu turun dan ga semua wanita itu beragama islam
semoga lo bisa lebih empati ke korban alih-alih bicara aurat, deh
@a_rahman_1995@hanarizs Bc many of that case, the woman use proper clothes. For now, the most problem are not about the clothes and dresses, the most problem is the boy's control.
@darmanBs saya pernah hampir diperkosa orang waktu umur sembilan tahun, mas. posisinya baru pulang mengaji, pakai kerudung panjang dan gamis
perempuan tanpa diberi tahu juga udah preventif, tapi ga menjamin. toh, banyak kasus perempuan berjilbab dilecehkan juga 😊
@interisti2001 intinya begini, mas ... sebenarnya boleh saja mengingatkan untuk tindakan preventif, tapi kalau ada kasus yang udah terjadi jangan pakai pengingat itu untuk membenarkan tindakan pelaku alih-alih berempati terhadap korban
ada yang namanya "tonic immobility" dalam kasus pelecehan dan pemerkosaan. belum lagi kalau pelakunya manipulatif dan mental abuser
semoga kita punya empati lebih terhadap korban dan menyalahkan pelaku tanpa alasan sampah apapun untuk membenarkan perilakunya
sangat "tone deaf" dan "ignorant" sekali tiap ada kasus pelecehan dan pemerkosaan, kami para perempuan seolah-olah kurang waspada
padahal kalau ada anjing liar yang suka menggigit manusia, seharusnya anjingnya yang dikurung
-cont.
Kami membutuhkan partisipasi teman-teman, jika:
1. Seorang pelajar, gap year, atau mahasiswa yang menggunakan Twitter sebagai sarana pembelajaran SBMPTN.
2. Rentang usia tidak dibatasi selama masih bisa dan akan mengikuti ujian SBMPTN.
Form:
https://t.co/8DbytgpOZq