Baik astrio felligent maupun bahtra banong, keduanya sudah keok di depan publik. Citranya sebagai jubir parpol sudah hancur. Dan keduanya di-skakmat oleh siapa? Ya, oleh MAHASISWA S1 AKTIF. Yang satu oleh mahasiswa aktif UGM, sedang yang satunya oleh S1 UI.
Atas sepak terjang kedua jubir yang memalukan itu, berikut dua saran kami untuk partai penguasa @Gerindra:
1. Ganti jubir kalian.
2. Mundur sebagai parpol penguasa.
Terbukti, bahkan kedua jubir kalian tak sanggup membela gagasan-gagasan kalian dengan baik, sekalipun itu ditayangkan di layar kaca dan disaksikan oleh jutaan rakyat Indonesia. Lawan bicaranya juga seorang mahasiswa, gimana kalo mereka menghadapi para pakar? Bagaimana kalo jubir-jubir kalian dicecar oleh para ahli??
Kesimpulannya, antara memang kedua jubir kalian yang gak kompeten, atau memang gagasan-gagasan kalian yang terlampau jelek. Kami tahu, kalian sebetulnya juga sadar kalau implementasinya jelek, hanya saja kalian wegah untuk kehilangan pundi-pundi korupsi, dan terlalu malu untuk mengakui bahwa kalian gak becus menjadi penguasa.
Pendapat Ahok soal demo mahasiswa:
- Tidak perlu takut demo hadapi langsung, tanya maunya apa
- Tuntutan mahasiswa wajar, soal penghematan
- Sarankan bubarkan BGN, ganti voucher digital
- Sindir e-KTP yang tidak dimanfaatkan untuk subsidi langsung
- Tantang pemerintah buka anggaran sampai satuan ketiga
- Sindir tuduhan under invoicing yang asal tanpa bukti jelas
- Kritik keras pengerahan pasukan cadangan hadapi demo (TNI dan komcad
- Saran terima mahasiswa dan siarkan langsung biar transparan
"Demo kok kenapa harus ditakutin
kalau berjiwa laki laki temui,hadapi dan bicarakan"
anda (presiden) laki laki atau tidak ? (tambahin admin)
ketika harga minyak dunia naik
teddy: "harga pertamax naik mengikuti harga minyak dunia"
sekarang harga minyak dunia turun
pertamina: "berdasarkan kordinasi dgn pemerintah, harga pertamax tidak mengikuti harga minyak dunia"
P MAKSUDDD?
Kalau PLN bermasalah.. benahi manajemennya..
Kalau negara devisit.. pangkas pemborosan elitnya..
Jangan jadikan rakyat kecil korban kebijakan gagal..
Listrik adalah kebutuhan dasar bukan alat untuk disiplin sosial…💪🙌
Bener banget ini…��🏻
Kata pengamat, tertipu sekali tergolong bodoh; tertipu dua kali disebut tolol. Jatuh di lubang yang sama itu seperti keledai. Dua kali berturut-turut kita, rakyat, terutama RW58, tertipu oleh dua pemimpin yang bercitra lugu, satunya lagi, penggantinya, bercitra lucu.
Kapan ya, bangsa ini pintar dan kritis seperti mahasiswa ini agar tidak jadi keledai terus-menerus?
Rapat kerja yang membahas alokasi anggaran fantastis untuk Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak dinyatakan tertutup untuk umum dan media, Senin (15/6/2026).
~RS
UGM punya Tiyo,
UI punya Fatimah Azzahra🔥
Kalo liat full diskusinya di cnnindonesia, gua rasa Fatimah Azzahra ini malah lebih kompeten daripada mas-mas yg ada di istana presiden.
Argumentasinya bagus dan terstruktur, mewakili keresahan rakyat.
Gurita kepentingan di balik Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dibongkar ICW. Dari sampel 102 yayasan mitra, ditemukan afiliasi ngeri-ngeri sedap:
• 28 yayasan terafiliasi Parpol
• 18 Pebisnis Swasta
• 12 Birokrasi
• 9 Relawan Pilpres
Sisanya terhubung ke militer & eks koruptor. Ini program gizi atau bancakan politik?
Video : kompas tv
Selamat kepada mahasiswa UGM yang kemarin malam berhasil mengusir setan rezim yang menjelma pejabat menteri, wakil menteri, dan utusan presiden, di lingkungan perguruan tinggi.
Next, kita galang keberanian lagi untuk bisa mengusir sekaliber presiden, yang tiap kali disuguhi microfon dan podium, ia hanya bicara omong kosong dan malah mengorkestrasi kemampuan numeriknya yang berantakan.
Ia bahkan pernah dengan lantang menyatakan bahwa dirinya sendiri sangat anti dengan budaya dan tradisi diskusi.
Perguruan tinggi bukan tempat bagi pejabat negara untuk ber-yapping-yapping!
Malam ini di UGM, tiga pejabat dievakuasi kabur dari forum "Pancasila Pemersatu Bangsa" : dikejar mahasiswa yang cuma nanya soal tanah Papua dan ekonomi amburadul.
Mari kita bicara siapa mereka:
a. Nusron Wahid, Menteri ATR/BPN : Agustus 2025 viral bilang
"tanah itu milik negara, emang mbahmu bisa bikin tanah?"
lalu minta maaf, ngaku
"cuma bercanda, tidak sepantasnya disampaikan pejabat publik."
Tadi malam ditanya mahasiswa soal ratusan ribu hektare lahan Papua yang dialihfungsikan dan warga digusur , jawabnya:
"Ikut saya ke Papua, lihat langsung."
Menteri agraria, tapi jawab pertanyaan tanah kayak ngajakin wisata
b. Budiman Sudjatmiko, Kepala BP Taskin , eks Ketua PRD, dipenjara Orba 13 tahun karena lawan rezim, bebas lewat amnesti Gus Dur karena dianggap pejuang demokrasi.
Tahun 2023 gabung Prabowo , teman satu selnya sendiri, Petrus Hariyanto eks Sekjen PRD, bilang di YLBHI:
"Ia mengkhianati kami dan korban-korban pelanggaran HAM."
Empat hari lalu di Semarang, waktu mahasiswa nanya soal konsistensinya, jawabannya:
"Anda bukan siapa-siapa, silakan pergi."
Malam ini di UGM katanya mau dialog , terus dievakuasi ke pintu samping.
c. Sudaryono, Wamentan : mantan asisten pribadi Prabowo, dilantik Jokowi di penghujung jabatan, analis politik sebut pengangkatannya sebagai manuver mengamankan Pilgub Jateng.
Hadir di forum berlabel Pancasila , kabur naik mobil patwal.
Spanduk mahasiswa UGM malam ini berbunyi:
"UGM Menolak Pengkhianat Reformasi."
Tiga orang datang bicara Pancasila.
Tiga orang tidak bisa menjawab pertanyaan rakyat.
Pancasila pemersatu bangsa , atau sekadar tameng pejabat yang sama-sama takut ditagih?
Tiyo Ardianto, eks Ketua BEM UGM, kritik MBG, lalu terima ancaman penculikan, dikuntit orang tak dikenal, keluarganya diancam.
Sekarang dilaporkan ke polisi atas tuduhan hina presiden.
Yang melaporkan: Firdaus Oiwobo (gelarnya ga usah ditulis, pusing)
Orang yang sama yang:
a.naik ke atas meja di persidangan PN Jakarta Utara
b. dibekukan status advokatnya oleh Mahkamah Agung
c. dipecat dari Kongres Advokat Indonesia
Dengan lambang organisasi menampilkan granat, pisau, dan senapan.
Nama organisasinya: PEMBASMI.
Mahasiswa yang kritik kebijakan publik, dilaporkan hina presiden , oleh pengacara yang pernah dibekukan MA karena naik ke meja hakim.
Siapa sebetulnya yang perlu ditertibkan di sini?
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
Ketua BEM UGM 2025, Tyo hadir dalam "aksi Gejayan memanggil" malam ini.
Tiyo Ardiyanto: "prabowo-gibran membunuh anak anak indonesia, dengan cara membodohi mereka sambil mengencangkan perut perutnya."
"kita dikasih MBG tapi pendidikan kita tidak diprioritaskan"
HIDUP RAKYAT INDONESIA!!!!