Metabolomics & Chemical Ecology (MeCE) Research Group @ the Biology FMIPA UI tries to reveal natural compounds for the benefit of mankind as well as for nature.
Apa kalian pernah mendengar tanaman akar kucing?
Acalypha indica L. dikenali sebagai anting-anting, akar kucing, bayam kucing. Kucing dewasa saat diberikan akar tanaman ini akan memperlihatkan perilaku agresif.
Kenapa bisa begitu?
Mari kita simak penjelasan berikut...
(3/3) Selain manfaat etnobotani, ki tolod telah diteliti memiliki senyawa aktif dari golongan alkaloid, khususnya kelompok diphenethylpiperidine alkaloids. Senyawa tersebut telah teruji pada hewan uji dapat merelaksasi jaringan otot halus trakea.
(2/3) Ki tolod ini punya segudang manfaat loh. Berdasarkan catatan etnobotani, ki tolod bermanfaat menyembuhkan luka, sebagai obat tetes mata, bahkan menyembuhkan berbagai penyakit dalam, seperti asma dan bronkhitis. Lihat selengkapnya di gambar π.
(1/3) Melihat biodiversitas tidak selalu di hutan. Coba cek sekeliling kita. Hari ini MeCE akan membahas salah satu tumbuhan yang tumbuh dengan liar di sekitar kita, yaitu: Hippobroma longiflora atau yang dikenal juga dengan ki tolod dari family Campanulaceae.
Sebetulnya apa sih yang membuat buah duren mempunyai aroma yang kuat seperti itu?
Yuk tambah pengetahuan kita untuk tahu metabolit apa sih yang berperan menciptakan aroma di buah duren?
#metabolomics#chemicalecology#durian#biology#fmipaui
https://t.co/yfw46QcTgU
Ada 2 tipe orang di dunia ini: SUKA DUREN atau TIDAK SUKA DUREN.
Kamu yang mana?
Buat yang tidak suka buah duren/durian, baru mencium wanginya saja sudah pusing. Tapi buat yang suka buah duren, baru mencium wanginya saja sudah terbayang kelezatan dan rasa manis buahnya.
Tumbuhan tdk bisa b'pindah tempat jika ada gangguan dr lingkungan. Daun yg saling bersentuhan dpt m'ubah arah pertumbuhan. Pohon dpt menunjukkan gejala "canopy shyness" dan m'ubah arah pertumbuhan. Strategi lain: m'alihkan sumber daya utk pertumbuhan akar bagi pertumbuhan tajuk
OSMAC pd prinsipnya menerapkan prinsip ekologi bahwa suatu organisme akan sgt dipengaruhi oleh lingkungannya. Aktivasi cryptic BCG di dlm lab dpt dilakukan dgn mengubah berbagai kondisi kultur, spt tingkat aerasi, suhu, jenis & komposisi nutrisi, dls. (Schwarz et al., 2021).
Hitung mundur H-3 Biodiversity Day, 22 Mei 2021: Weβre part of the solution #for nature. Keanekaragaman metabolit (chemodiversity) suatu mikroorganisme dimungkinkan oleh adanya Biosynthetic Gene Cluster (BGC) pada genom mikroorganisme tersebut (Fitri et al. 2020)
Untuk kepentingan kajian metabolomiks dan aplikasinya seperti pencarian antibiotiks atau bahan aktif obat baru, dll., BCG harus diupayakan terekspresi semua. Salah satu metode yang terkenal untuk mengaktivasi cryptic BCG adalah One Strain Many Compounds (OSMAC) (Bode 2002)
Hitung mundur H-4 Biodiversity Day, 22 Mei 2021: Weβre part of the solution #for nature. Menjaga keanekaragaman tumbuhan akan turut menjaga keanekaragaman mikroorganisme tanah.
Dalam konteks interaksi PGPB dengan tumbuhan, PGPB akan menjadi kompetitor yang akan mengalahkan keberadaan dan perkembangan mikroorganisme patogen yang merugikan dan membahayakan pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Di masa depan, pemanfaatan PGPB diduga akan mulai menggantikan penggunaan bahan kimia sintetik dalam bidang agrikultur, hortikultur, silvikultur, dan fitoremediasi untuk lingkungan tercemar.
Hitung mundur H-5 Biodiversity Day, 22 Mei 2021: Weβre part of the solution #for nature. Kairomon yang dihasilkan oleh Plant Growth Promoting Bacteria (PGPB) dalam interaksi bakteri dengan tumbuhan merupakan contoh lain adanya interaksi dalam suatu ekosistem (Glick 2012).
Rhizobium dpt mengatasi hal tsb dengan menghasilkan senyawa rizobitoksin yang dapat menekan enzim ACC sintase yg mengatalisasi pembentukan etilen. Turunnya level etilen, akan menyebabkan terjadi kenaikan jumlah nodul Rhizobium dan sekaligus biomassa tumbuhan sebesar 25-40%.