Manusia menciptakan kategori "binatang" sebagai sesuatu yang rendah, lalu memakai nama binatang untuk menghina manusia lain—padahal manusia sendiri secara biologis adalah salah satu spesies binatang 🤡
Dan kalau kita membalik perspektifnya, makian itu bahkan bisa terdengar seperti pujian.
"Dasar babi!"
Babi:
Saya bahkan tidak tahu siapa Anda, tetapi saya tersinggung karena Anda menyeret nama saya ke dalam konflik sosial spesies Anda 🐖
Atau:
"Dasar monyet!"
Monyet:
Bro, kami bahkan punya kehidupan sosial, kemampuan problem-solving, dan struktur komunikasi. Masalahmu apa? 🐒
Yang lebih menarik lagi: makian berbasis binatang menunjukkan bahwa bahasa tidak sekadar menggambarkan realitas; bahasa menciptakan lapisan simbolik di atas realitas. Seekor babi yang sebenarnya hanyalah babi bisa berubah menjadi metafora keserakahan, kekotoran, kerakusan, atau kehinaan hanya karena manusia membangun asosiasi tersebut selama berabad-abad.
Binatang tidak memiliki sifat buruk. Yang memiliki "sifat buruk" adalah konsep manusia tentang binatang.
Dan itu membuka pertanyaan yang lebih menarik: kenapa manusia merasa bahwa menjadi "seperti binatang" adalah penghinaan, padahal sebagian besar dorongan paling primitif manusia—makan, seks, agresi, teritorialitas, reproduksi, rasa takut—justru merupakan warisan kebinatangan kita sendiri?
😆😆😆
@bengsupriyanto@nurmannurakhmad Orang atheis malah seneng liat orang beragama sih.. soalnya tanpa kalian. Siapa lagi yang mau dipekerjakan tanpa bayaran dan hanya bayaran surga coba?
Queer beneran aja ga segampang itu buat nemuin sexuality sendiri, perjalanannya panjang buat yakin sama jati diri sendiri. Kamu kok bisa semudah itu menebak sexuality orang lain just by his look dan yakin sama analisa sendiri. Mending belajar sogiesc dulu deh😂
@seonaclov@gravicella Kecerdasan orang ditentukan oleh banyak gen (poligenik), apakah kamu bisa buat kesimpulan kalau kecerdasan itu ga di tentukan oleh gen? Kan jelas ngga. Cuma ga ada satu gen yang ngatur bukan berarti ga ada pengaruhnya
@seonaclov@gravicella Gay gene emang ga ada, tapi bukan berarti ga ada pengaruh genetik ya bodoh! Orientasi seksual itu poligenik..kalau baca artikel minimal otak dipake dulu ya
"LGBT ga ada kontribusi"
Cuma ngasih tau aja ya, Alan Turing, orang yang karyanya membantu perkembangan komputer modern, yang sekarang kalian pake buat nyebarin homophobia di Twitter, itu gay btw...
jujur sampai sekarang gua masih bingung kenapa bisa suka cowok , padahal gua gak pernah dilecehin, figur ayah pun ada dan gak kekukarangan kasih sayang
Netanyahu stres karena ketakutan kena sanksi akibat genosida yang dilakukannya ke orang-orang Palestina terus orang-orang Zionis prihatin sama kesehatan mentalnya Netanyahu
Untuk lu “queer” tapi belain homophobes gw mau ngomong jujur nih,
Homophobes yang sekarang lu bela itu ntar bakal ngeburu lu juga. And when that happens, you won't have anyone to defend you.