ALL EYES TO KALIMANTAN, BORNEO.
YANG MASIH ADA EMPATI NYA TOLONG SEJENAK BACA INI, GW NGERASAIN SENDIRI KARNA GW DI KALIMANTAN.
Crazy, gw sangat gatau lagi gimana pemerintah menanganin keadaan indonesia khusus nya kalimantan ini udah darurat udah iklim besar, Media besar udah unjuk rasa ke kita. tapi apa ? yap yang di utamakan lagi dan lagi MBG.
KALIAN LIAT SENDIRI ANGGOTA PEMADAM YANG KURANG ALAT DAN TENAGA ORANGNYA SENDIRI DI KISARAN UMUR 35-40an.
GK KALIMANTAN AJA YANG KENA, NEGARA TETANGGA KITA KENA KHUSUSNYA SINGAPORE DAN MALAYSIA.
imagine AS pas Los Angeles terbakar aja ketar ketir walau kemampuan damkar mereka diatas Indonesia, kalimantan skalanya aja keknya dua kali lipat kebakaran LA, mana alat dan fasilitas seadanya.
adapun dengan ISPA, KASUS ISPA PERHARI INI MENCAPAI 174 RIBU ORANG DAN PALING PARAH 40 RIBU NYA ADALAH BALITA.
Sebulan setelah lahir, nyawa seorang bayi berada di ujung tanduk setelah tiba-tiba mengalami perdarahan otak. Dokter bahkan berkata pada orangtua si bayi, “Sebaiknya Anda mengikhlaskannya…”
Namun, ibu dari bayi tersebut menolak menyerah. Setiap hari, sang ibu setiap hari selalu mengobrol dengan sang bayi, menyebutnya sebagai keajaiban. Ia juga kerap menggenggam tangan sang bayi.
Saat bayi tersebut berusia 100 hari, sang ibu melaksanakan perayaan (Kor: 백일잔치, baegiljanchi. Lit: Perayaan 100 hari). Sang ibu pun mengunggah foto perayaan 100 hari sang anak hingga netizen berbondong-bondong memberikan dukungan.