Joko Widodo lahir di Solo pada 21 Juni 1961 dari pasangan Widjiatno Notomihardjo dan Sudjiatmi. Ketika lahir awalnya diberi nama Mulyono. https://t.co/G6XBGpNC9P
Meski berpolitik adalah hak asasi setiap warga negara, dinasti politik di negara berkembang rawan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Dinasti politik yang paling berbahaya adalah model lintas kamar yakni kekuasaan legislatif dan eksekutif dipegang oleh satu keluarga.
Senja Kala Prabowo
Kelak, akan terjadi lagi, orang-orang yang memilih @prabowo, akan menyesal. Insya Allah.
Fenomena pemilih Prabowo 2019, akan terulang pada para pemilih 2024. Fenomena kekecewaan.
Bacaannya sangat mudah. Sebagian besar, pemilih Prabowo 2024, pemilih dan pemuja @jokowi pada 2019. Hakikatnya, mereka memilih Gibran bukan memilih Prabowo. Para Jokower ini, pada 2019, menghina dina dan merendahkan Prabowo.
Apakah itu penanda Prabowo legowo dan sosok orang yang ikhlas? Tidak! Sekali-kali tidak! Itu penanda Prabowo sosok yang rakus dan haus kekuasaan. Apa pun akan dilakukan demi menggapai tangga kekuasaan.
Pada 21 Mei 1998, Gilang pamit ke ibunya karena hendak pergi kerja di Madiun.
Gilang yang berjuang demi Reformasi, meyakinkan ibunya bahwa ia akan baik-baik saja.
Sayangnya di saat Indonesia menyambut Reformasi, Gilang tidak pernah kembali.
#UtasMild#Gilang
PRESIDEN TERBURUK
Jokowi, presiden terburuk sepanjang masa.
"Loh kok sepanjang masa? Berarti 10 presiden yang akan datang, Jokowi tetap yang terburuk?
Iya tetap terburuk. Karena Jokowi mengubah negara republik jadi monarki. Gibran, contoh otentik kekuasaan monarki demokratis bukan contoh penguasa monarki.
"Wah aku ra mudeng."
Yo wes belajar lagi. Perbanyak baca ya.