@namycju ㅤ
Pemuda itu kemudian membuka pintu rumahnya semakin lebar, lalu menyingkirkan diri dari ambangnya—memberikan ruang bagi sang tamu untuk melangkah. "Masuk, masuk."
( @namycju )
ㅤ
@namycju ㅤ
Syukurlah, Jalu tidak salah orang.
"Oh, hai," ujar Jalu sekali lagi menyapa, kali ini sambil mengulurkan tangan 'tuk berjabat dengan si nona. "Iya, gua Jaluan. Panggil Jalu aja."
ㅤ
ㅤ
Sebuah pintu kayu berwarna gelap nan cukup tinggi dibukanya, menampilkan sosok gadis yang ia yakini bernama Kinara dari baliknya.
"Hai," sapa Jalu. "Kinara, ya?" tanyanya memastikan. Siapa tau, dugaannya tadi salah.
( @namycju )
ㅤ
@namycju ㅤ
"Eh, udah sampe?" gumam Jalu pada dirinya sendiri kala ia dengar suara bel menggema di ruangan.
Pemuda itu lekas mengambil langkah sedikit tergesa menuju pintu rumahnya, guna memberikan akses masuk pada si nona.
ㅤ
ㅤ
"Geus, weh. Bawa aja ke kamar."
"Oke!" seru Jalu singkat, sambil mengeluarkan mangkuk saladnya dari dalam kulkas. "Pake pilus, mau?"
"Gas!"
Tak lupa sebungkus pilus ikut disambarnya juga.
ㅤ
ㅤ
Tubuhnya mendarat pada sofa di ruang tengah, setelah ia pastikan rumahnya sudah bersih dari hal-hal tak wajar yang akan memberikan kesan pertama yang buruk untuk si orang asing.
ㅤ