Bulan yang baru selalu datang dengan energi serta harapan yang baru pula.
Belum genap satu minggu Juni berjalan, hari-hari saya banyak diisi dengan rapat, diskusi strategis, serta persiapan untuk beberapa langkah baik bagi wargi dapil ke depannya.
Ibadah kurban sejatinya juga tentang bagian dari diri kita yang ikut dilepaskan, mulai dari ego yang terlalu mengeras, tangan yang sudah lama menahan untuk berbagi, dan hati yang terlalu lama menutup diri.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Idul adha selalu punya caranya sendiri untuk menyentuh hati.
Bukan lewat kata-kata yang panjang, tetapi lewat takbir yang terdengar lebih dalam, sajadah yang terasa lebih hangat, dan doa-doa yang mengalir lebih hangat.
Alhamdulillah, sebentar lagi kembali dipertemukan dengan Idul adha di tahun ini.
Momen yang selalu mengingatkan kita bahwa makna qurban bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang belajar mengikhlaskan dan mensyukuri setiap nikmat yang Allah titipkan.
Dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 hari ini, saya semakin yakin di balik setiap angka pertumbuhan dan arah fiskal, tujuan akhirnya harus tetap satu: kesejahteraan rakyat luas yang benar-benar dirasakan, bukan sekadar tercatat.
Di tengah padatnya perjalanan, momen-momen bersama warga kesayangan selalu punya tempat tersendiri.
Karena pada akhirnya, pelayanan yang sesungguhnya bukan lahir dari kewajiban, melainkan dari hati yang ingin benar-benar hadir.
Setiap perjalanan selalu meninggalkan jejak. Jejak dari senyum yang tetap hangat, dari cerita-cerita sederhana yang tak kunjung hilang dari ingatan.
Dari sanalah saya terus diingatkan: setiap langkah harus selalu kembali kepada masyarakat yang telah menitipkan kepercayaannya.
Turun langsung ke dapil dan berbagai titik di Indonesia, telah meninggalkan banyak hal yang semakin meneguhkan saya kepada siapa tanggung jawab ini harus dikembalikan.
Bismillah, semoga semakin banyak hal baik lahir untuk teman-teman semua!
Peresmian ribuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini membawa harapan agar setiap desa memiliki ruang yang semakin kuat untuk mengembangkan potensi dan usaha masyarakat, serta membuka peluang ekonomi yang berakar dari bawah.
Di tengah banyaknya godaan yang menjerumuskan generasi muda, upaya menghadirkan ruang yang sehat dan produktif untuk menyalurkan energi ke hal-hal positif seperti olahraga menjadi semakin penting.
Some moments may seem small, yet they carry a meaning that stays with us for a lifetime.
They do not ask for attention, but somehow become the moments we remember the most.
Quiet, genuine, and full of a warmth that stays long after the day is over.
Dari ujung barat hingga ujung timur Pulau Jawa, alhamdulillah beberapa hari ini berkesempatan mendampingi Ayahanda menghadiri Rakerwil-Pelantikan Pengurus DPW serta DPD PAN di Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Saya banyak belajar kalau hidup ternyata bukan cuma soal bergerak dari satu tempat ke tempat lain.
Namun juga tentang melihat banyak hal dari sisi yang berbeda dan tetap menjaga niat di tengah semua yang berjalan cepat.
Tanpa adab, ilmu mudah berubah menjadi arogansi. Sementara tanpa ilmu, adab hanya akan menjadi kebaikan yang terasa hampa.
Layaknya pohon yang tegak karena akarnya dan berarti karena buahnya. Begitupun adab akan menjaga arah dan ilmu memberikan daya.
April, in frames.
Days filled with warm laughter, gentle conversations, and moments that felt present in their time.
Nothing was overly grand, yet everything carried meaning in its own way. Simply grateful for a month that felt full and sincere.
Di Karawang, saya melihat langsung ruang belajar yang sudah ambruk. Namun di saat yang sama, anak-anak tetap datang dengan semangat yang tak pernah surut.
Indonesia punya kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Namun, di balik deru mesin dan gedung-gedung pabrik itu, masih banyak anak yang bersekolah di ruang kelas retak dan fasilitas yang belum layak.
Jalan yang berliku dan menanjak menuju Kampung Adat Bojong Honje di Purwakarta menjadi pengantar bahwa setiap perjalanan bernilai memang membutuhkan proses.
Minggu pagi ini, saya kembali mengisi fokus serta energi bersama beberapa sahabat baik.
Ditemani sahabat dari TNI dan Polri, kami melakukan olahraga menembak. Olahraga yang terlihat sederhana tapi butuh banyak hal: fokus, kontrol napas, dan kestabilan tangan.
Hari ini saya melaksanakan audiensi bersama Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau (PBKM), Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), serta rekan-rekan atlet kickboxing.