Lewat surat ini, Keraton cuma membersihkan nama sendiri, cuci tangan, seolah-olah tidak punya wewenang dan kewajiban buat membereskan premanisme di wilayahnya.
Ingat, Keraton Yogya itu punya kekuasaan eksekutif. Sultan itu gubernur. Kalau cuma bikin pernyataan cuci tangan begini, mending rakyat Yogya adain pilgub aja.
Cinta Laura ngomongin soal beasiswa dan menurut gue poinnya cukup menarik.
Katanya dia pernah kenal seseorang yang secara ekonomi sebenarnya sangat mampu, tapi tetap dapat beasiswa dari negara. Dia nggak mau sebut siapa orangnya.
Menurut Cinta, masih banyak banget anak Indonesia yang pintar dan punya potensi, tapi benar-benar nggak punya biaya sampai akhirnya nggak bisa sekolah ke luar negeri.
“Kalau orang-orang yang udah kaya dan emang pintar, let them pay themselves. Give the scholarships to people who really need it.”
Dan ternyata prinsip itu juga dia terapkan ke dirinya sendiri waktu sekolah di New York.
Cinta bilang dia sengaja nggak apply beasiswa karena merasa slot tersebut lebih baik diberikan ke orang yang memang membutuhkan. Dia bersyukur keluarganya masih mampu membayar biaya sekolahnya sendiri.
Dan hasilnya? Cumlaude dalam 3 tahun. 😭👏
Kalau menurut kalian gimana? Setuju sama prinsip Cinta soal beasiswa ini? 👀