@AzzamIzzulhaq Kira2 13-14 thn yg lalu, perusahaan km buka plant d vietnam, mrk lantas me datangkan enginer2nya untuk bljar dri proses produksi dan berlnjut kami kirim trainer ke vietnam secara reguler.
Kegigihan orng vietnam untk bljar smgt baik, d tunjang regulasi negara yg pas, melejit mrk.
@InFebriyan128@AzzamIzzulhaq Agama sekedar hadir,namun belum masuk dlm diri kita.
Perilaku korup dan munafik msih sgt lekat dn dianggap normal. Mobil muatan telor yg terguling, kita lebih memilih "menyelamatkan" muatanya d bnding mnolong supirnya dan itu d anggap " rejeki".
@DokterTifa Roysuryo dan dr tifa mendalilkan ijazah JKW palsu dan sudah mereka buktikan dgn penelitian yg ada, skrg tinggl pembuktian keaslianya yg harus d buktikan oleh JKW, kan JKW yg mendalilkan punya dia asli. Itu mnrt pndapt sy..
@RadhitVincent @de_leci_ous @inganggita Iya emang, kadang terbesit pingin kasih pelatihan atau pengajaran ke sekolah sekolah d sekitar. Kalau praktisi mau terjun ke sekolah, mungkin bisa membantu.
@evalez_fr@Catatan_ali7 Pundak di tepuk2 sm trump, sdh merasa "selevel" sikap dan tindakanya.. merasa gknperlu lagi masukan dri orang lain krn sdh menjdi "orng besar selevel trump"
I voted for Donald Trump because he felt like the lesser of two evils.
I didn’t want Joe Biden or Kamala Harris continuing what I believed was corruption and chaos.
Trump promised no new wars.
He promised to end wars.
He promised America First.
That’s why I supported him.
But now?
We’re watching conflicts escalate.
Billions sent overseas.
Military aid flowing to Israel and Ukraine.
Meanwhile Americans are struggling to buy groceries.
Veterans are homeless.
Families are drowning in debt.
Where is America First?
I didn’t vote for more foreign entanglements.
I voted for peace.
I voted for prosperity at home.
That’s why I’m disappointed.
That’s why I’m upset.
And that’s why I can’t support him anymore.
Punya HP, internet, dan waktu luang?
Itu sudah cukup untuk mulai menghasilkan dolar dari mana saja!
Banyak orang masih berpikir cari uang harus modal besar atau kerja kantoran.
Padahal sekarang, peluang global terbuka lebar.
Kamu bisa dibayar hanya untuk berbagi opini, mengetik audio, tes aplikasi, jadi customer service, bahkan mengajar skill yang kamu kuasai.
Platform seperti Respondent bayar sampai $200/jam untuk interview riset.
UserTesting kasih $10 cuma untuk review website 20 menit.
Rev dan Transcription Hub cocok buat yang cepat mengetik.
Preply bisa jadi ladang cuan buat kamu yang bisa bahasa asing atau punya keahlian tertentu.
Bahkan Toptal membuka pintu proyek global dengan bayaran premium.
Apakah ini instan kaya?
Tidak.
Apakah ini nyata dan legit?
Ya.
Kuncinya konsisten.
Jangan daftar 10 lalu berhenti di hari ketiga.
Pilih 1–2, bangun profil yang kuat, kerjakan serius selama 30 hari.
Hasilnya mungkin kecil di awal, tapi bisa jadi pondasi income $500–$5.000 per bulan kalau ditekuni.
Ingat, yang membedakan orang sukses dan yang tidak bukan akses.
Tapi aksi.
Kalau kamu cuma scroll, hasilnya nol.
Kalau kamu mulai hari ini, peluangnya tak terbatas.
Save postingan ini.
Siapa tahu 6 bulan lagi kamu berterima kasih karena sudah mulai sekarang!
Selama Ramadhan ini aku belum nemu apps Quran yang ideal: ringan, modern UI, free, dan tanpa ads.
Jadi aku spend weekend buat develop web apps Quran.
Fiturnya:
• 4 Tafsir
• Custom font size
• Interactive tajwid
• Terjemah per ayah
• Last-read bookmark
• Tampilan Juz buat ngejar program khataman
Pemerintah Saudi menerbitkan berbagai e-book secara gratis dalam bahasa Indonesia untuk bisa kita manfaatkan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Semua tulisan ini resmi dikeluarkan oleh Pemerintah Saudi dengan berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah.
https://t.co/fBUaxPqCAa