3 tahun lalu, ada mahasiswa terjerat kabel melintang di daerah Kebayoran Baru. Tapi @DKIJakarta gak “kapok” dan hampir gak ada perbaikan hingga kini malah korban meninggal.
Ini konteksnya gmana ya kopi kenangan dijadiin fotocopy sama anak anak kuliahan boleh atau nggak sih?? Sampe bawa 2 biji printer, dan mereka tadi ngomong “bengkak tagihan listrik disini sambil ketawa” fyi mereka ngambil 3 meja yg ada colokannya btw aku sensor ya mukanya 🙏🏻
Wkwkkw dari tadi bunyi “ngat nget ngat nget”
Fyi mereka udh ditegor tadi sama ibu ibu, soalnya muka ibunya kek muak gitu pas ketoilet
cc:threadaall.ffi
@djuma24mei@strootsys Lu yang nontonnya youtube orang main fifa noh. Udah tua harusnya mantulin aje gausah jadi target man, dikata tim lain ga banyak bek muda keker yang bisa bayangin CR7 90 menit?
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menegaskan, harga Pertamax atau bahan bakar minya (BBM) dengan oktan (RON) 92 di Indonesia masih jauh lebih murah dibandingkan negara lain.
"Walaupun naik, harga Pertamax di Indonesia jauh lebih murah dibanding BBM RON 92/95 di negara lain," ujar Teddy dalam keterangannya, dikutip Minggu (14/6/2026).
Teddy bilang di Indonesia, harga Pertamax yang merupakan RON 92 dipatok Rp 16.250 per liter.
Sedangkan harga BBM RON 92/95 di Filipina bisa mencapai Rp 22.158, di Laos Rp 31.945, di Thailand Rp 28.910, di Myanmar Rp 25.085, sementara di Singapura menyentuh level Rp 42.971.
Menurut Teddy, harga minyak dunia sudah naik drastis sejak Maret 2026. Namun, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sudah menahan kenaikan harga Pertamax selama berbulan-bulan.
Penulis: Adhyasta Dirgantara
Editor: Nawir Arsyad Akbar
+ #SeskabTeddy #Pertamax Kebijakan