@suikocsi1@ainurohman@lemonteagreen_@INABadminton RTO mulai May 27. Kalo di jan 27 masih ranking 16 lah, perlu berapa gelar juara utk naek ke 8 besar?
Org mungkin lupa kalo perhitungan poin itu dipengaruhi prestasi 12 bulan ke belakang.
@BulutangkisNet@INABadminton Bro, pernah denger gak diskusi oma gill dan Steve setiap ngomongin Ginting? Tahu gak kenapa WTF 2019, Ginting gagal? Tahu gak kenapa bisa setiap unggul, Ginting sering ketikung? Ini mah bukan soal cedera, coba perhatikan lagi perjalanan Ginting selama ini.
@Aidanr345318@INABadminton Kalo Ginting udah jelas salah penanganan cedera. Mirip2 sama Adinata.
Yg bikin sedih, atlet ga boleh bersuara dan media massa jg diem aja.
@putrategar2709@LA28@INABadminton@sinisukaanthony https://t.co/QyGOOHE3PE
Bukti makin nyata kalo mental Ginting sedang tidak baik baik saja.
Yg bikin mikir adalah WD emas olimpiade dibiarkan main di level 100 tp Ginting digenjot sampe hancur. Kenapa ga kasih Ginting istirahat terutama buat mulihin mentalnya?
@lemonteagreen_@gabriel_mogel@ainurohman@INABadminton@LA28 Sebenarnya XD itu punya Dejan Fadia, tp tahu kan kalo ternyata sesama pelatih aja ga ngobrol dan ga tahu kalo pemainnya diambil cabang lain. Jelas sebagai kabinpres @INABadminton ga pernah punya rencana atlet rangkap 2 kategori. Kan ini namanya makan gaji buta.
@lemonteagreen_@gabriel_mogel@ainurohman@INABadminton Untuk bongkar pasang sebenernya sudah sangat telat. MD masih bisa, kalo XD di rombak pun rangkingnya ga akan cukup, jd resikonya besar karena sejak ketum baru dilantik ga ada kejelasan rencana jangka panjang untuk @LA28
@inisiafi Kalo ada yg bilang masalah mental, apakah ada yg bantu @jonatan979 bahwa begitu fisik melorot akan ngaruh ke mental?
Coba deh pk vitamin dr @ViktorAxelsen siapa tahu nepa juara @LA28
https://t.co/xtU8ctp1C4
@ainurohman@lemonteagreen_ Maaf om, maksudnya persaingan internal bagaimana yah? Secara sekarang FaKri dan SabRez saja yg ada di 8 besar. RayJo dikit di 10 besar. Kog bisa jd 4? Apa ga mikirin kl RTO hanya utk 8 besar? Apa maksudnya 4 MD hrs ada dalam 8 besar? Piye @INABadminton
Negara terkuat di bulutangkis, masih butuh diperkuat pemain asing untuk menaikkan kualitas liga dalam negeri mereka.
Sedangkan di sebuah negara, pemain yang masih berkewarganegaraan di negara tsb didiskualifikasi dari kompetisi lokal karena membela negara lain di tur BWF.
Guys, di tengah semua berita tentang pemimpin yang korup, program yang gagal, dan pejabat yang tidak kompeten ada satu kisah lama yang menurut gue paling relevan dan paling menginspirasi untuk dibaca hari ini.
Ignasius Jonan harus menertibkan lebih dari 20.000 Kepala Keluarga untuk membangun double track kereta lintas utara Cirebon-Surabaya-Pasar Turi sepanjang 500 kilometer.
Di Indonesia proyek sebesar ini biasanya identik dengan satu hal: keributan panjang, ganti rugi yang tidak adil, warga yang melawan, dan proyek yang molor bertahun-tahun.
Jonan menyelesaikannya tanpa satu pun keributan berarti.
Dan ini cara yang dia lakukan yang tidak terpikirkan oleh siapapun sebelumnya:
Kompensasi sesuai aturan sudah pasti diberikan.
Itu standar. Itu kewajiban.
Tapi Jonan menambahkan satu hal yang tidak ada dalam aturan manapun:
"Setiap orang yang terdampak boleh mengusulkan satu anggota keluarganya untuk menjadi pegawai KAI."
Satu kalimat.
Tapi dampaknya luar biasa.
Bapak yang tanahnya tergusur bisa daftarkan anaknya kerja di KAI.
Ibu yang rumahnya dibongkar bisa daftarkan suaminya.
Kakak yang bangunannya ditertibkan
bisa daftarkan adiknya.
Asalkan masih satu Kartu Keluarga bebas.
Dan ini yang paling mengagumkan syaratnya sangat manusiawi:
Jonan tidak membuat syarat yang mempersulit.
Ijazah minimal SLTA.
Usia maksimal 40 tahun. Tes kesehatan. Selesai.
Dan kalau anggota keluarga pertama tidak lulus tes kesehatan boleh ganti dengan anggota keluarga lain dari KK yang sama sampai ada yang lulus.
Tidak ada birokrasi yang rumit.
Tidak ada uang pelicin.
Tidak ada koneksi yang diperlukan.
Dan ketika ada yang bilang ke Jonan bahwa dulu daftar kerja di KAI harus nyuap jawabannya langsung dan keras:
"Kalau ada yang nyuap laporkan ke saya."
20.000 lebih KK pindah.
Tanpa keributan.
Tanpa demo.
Tanpa protes panjang yang menghambat proyek.
Bahkan bukan hanya mau pindah mereka pindah dengan perasaan diuntungkan.
Karena sekarang ada anggota keluarga mereka yang punya pekerjaan tetap, penghasilan stabil, dan masa depan yang lebih jelas dari sebelumnya.
"Saya bilang:
saya tidak mengusir Anda.
Anda pergi tapi akhirnya keluarga Anda jadi pegawai di kami."
Dan ini konteks yang lebih besar yang perlu diingat:
Jonan mengambil alih KAI ketika perusahaan itu sedang merugi Rp83 miliar di tahun 2009.
Bobrok dari dalam.
Budaya suap merajalela.
Pelayanan buruk.
Aset tidak terurus.
Cara dia membangun double track ini mencerminkan cara dia memimpin secara keseluruhan:
fokus pada solusi nyata bukan prosedur kosong, hormati rakyat kecil sebagai manusia bukan sebagai hambatan proyek, dan bersihkan sistem dari dalam tanpa kompromi.
Hasilnya KAI berubah dari perusahaan yang merugi menjadi perusahaan yang sehat dan menguntungkan.
Jonan membuktikan satu hal yang menurut gue paling langka di Indonesia:
pemimpin yang cerdas tidak perlu memilih antara kepentingan proyek dan kepentingan rakyat.
Dengan sedikit kreativitas dan banyak empati keduanya bisa berjalan bersamaan.
20.000 KK ditertibkan.
500 kilometer jalur dibangun.
Dan ribuan keluarga yang terdampak justru mendapat pekerjaan yang tidak mereka bayangkan sebelumnya.
Bukan sulap.
Bukan keajaiban.
Hanya kepemimpinan yang benar-benar memikirkan manusianya bukan hanya angka proyeknya.
Dan yang paling menyedihkan: kisah seperti ini seharusnya jadi standar bukan pengecualian yang kita kagumi karena begitu jarang terjadi.
@G_minton Ada klub yg rela membina dari anak2 sampai remaja. Tp persaingan antar klub dirusak oleh klub yg cemburu dan tidak puas hati. Perebutan dari pengprov sampai pbsi. Hasilnya malah zonk. Sekarang mulai ga kuat urusan dana. Yah sudah, mundur lah secara gentlemen.
“Memang tidak mudah menemukan pemain bagus dan perlu waktu, tetapi bila sudah menemukannya saya rasa tidak perlu waktu lama untuk bisa melesat menjadi pemain nomor ganda berkualitas seperti Candra, Ricky, Tony, Bambang, dan Eddy.”
-Christian Hadinata
https://t.co/aK1J4gw8nW