Memutuskan menikah, selain karena cinta, perlu pertimbangan rasional untuk mengukur kecocokan dan potensi diri dan pasangan kita untuk saling toleransi, saling kompromi, saling bekerja sama, dan saling menumbuhkembangkan.
Nah. Sebelum menikah, apa aja yang perlu kita pikirkan?
Menurut pengalaman beberapa orang dewasa yg kukenal, mereka bisa dapet pasangan di saat udah sibuk kerja melalui:
- gabung klub olahraga
- ikut open trip
- masuk kelas les bahasa asing
- datang acara kajian/keagamaan
Minat yg sama menyatukan. Ada lagi gaes? ๐
Umur 30 adalah saat lo ngerti kenapa ada orang2 yang mau ambil paycut untuk pindah kerjaan, atau bikin grand gesture yang beresiko di karir mereka.
Biasanya, di umur segini, lo udah ngejalanin karir selama 8 tahunan dan udah mulai punya opini sendiri tentang bagaimana industri ini bekerja.
Dan di saat itu juga lo mulai paham apa yang bener-bener lo mau kerjakan untuk jangka panjang.
Lo mulai mengerti bahwa hidup lebih kayak lari marathon, bukan sprint.
Dalam lari marathon, gak ada saingan dengan pemain lain. Ga ada yang senggol-senggolan atau sabotase usaha orang lain.
Because now, you start to realize that the real competition is with your own potential, not with the other runners.