ges ges masa ada mudik berkah dari @tokocrypto, beneran berkah banget karena lo cuma perlu verifikasi KYC dari 25 April - 10 May 2022 dan bisa dapetin reward sampe Rp 350.000, buruan deh https://t.co/QP87TFaSwU #MudikBerkahTokocrypto
Ada varian baru dari Body Lotionnya Scarlett yaitu Jolly..Teksturnya halus, creamy, dan sedikiitt lebih cair dari varian Freshy. Untuk aromanya diklaim terinspirasi dari Yves Saint Laurent Black Opium Eau De Parfume 😍😍 #scarlettwhitening#reviewscarlettwhitening#scarlettjolly
Memang sih ada pro kontra terhadap rokok, apalagi mnculnya perokok anak. Namun kita tidak bisa mnutup mata bahwa sangat besar kontribusi dari industri rokok ini dlm hal perekonomian negara.
Gede bgt lohh kontribusi dari cukai rokok. Yg bgini mau diadakan kebijakan baru untuk revisi PP 109? Waduhh keterlaluan sih. Pdahal Industri rokok sudah mberikan dampak besar thd perekonomian Indonesia.
Kalo maunya mngurangi jmlah perokok anak, salah sasaran kalo yang diutak atik msalah health warning. Pikirin juga donk gimana nasib buruh rokok kalo diadakan revisi tersebut bisa berdampak besar juga thd industri rokok.
Mmperbesar health warning yg ada di bungkus rokok gak akan bikin perokok berhenti. Masih bnyak tuh masalah kesehatan yg perlu diurus dr pada mikirin kebijakan baru yg bisa berdampak pd industri rokok.
https://t.co/98XL8fMYK9
Gak perlu lah bkin aturan baru. Dr dulu juga udah ada kok aturan terkait minimal usia bgi pengguna rokok, jadi fokus taat aja kesitu gak perlu ubek2 bungkus rokok
Jujur gua gak against bisnis rokok, tapi gua miris kalo liat rokok jadi accessible untuk anak di bawah umur. Miris bgt.
Gua ngerasa bakalan lebih ideal kalo Indonesia jadi kaya negara X dgn peraturan yg menyatakan bahwa pembeli rokok & alkohol harus setidaknya berusia 21 tahun.
@angewwie Kalo pemerintah maunya mngurangi jmlah perokok anak, bisa dilakukan dgn sosialiasi dan kasih edukasi kpda penjual,, tanpa perlu fokus mengubah kemasan bungkus rokok
Kalo pemerintah maunya mengurangi jmlah perokok anak hrus adanya sosialisasi di lapangan thd penjual rokok, bukan mengubah kemasan bungkus rokok terkait health warning.
Heran bgt donk guee, padahal peraturan uda ada sejak lama, tinggal ditegakin aja atuh biar bisa mengatasi masalah perokok anak bukan malah berfokus ke bungkus rokok.
Kalau mau memperketat pembelian rokok biar tidak asal dibeli oleh perokok anak, gak perlu fokus mw ngubah bungkus rokok, mending suruh tunjukin KTP deh biar tepat sasaran.
Jujur gua gak against bisnis rokok, tapi gua miris kalo liat rokok jadi accessible untuk anak di bawah umur. Miris bgt.
Gua ngerasa bakalan lebih ideal kalo Indonesia jadi kaya negara X dgn peraturan yg menyatakan bahwa pembeli rokok & alkohol harus setidaknya berusia 21 tahun.