Halo nawak.
Terima kasih atas antusiasmenya. Dimana-mana kami dengar tanggapan positif tentang kaos & permintaan cetul.
Saat ini kami masih pikirkan untuk cetul kaos di awal tahun 2026. Semoga bisa terlaksana dan menjawab keinginan kawan-kawan sekalian. 🙌🏻
[JUSTICE FOR 135+]
Luka itu belum sembuh, dan keadilan belum benar-benar ditegakkan. Aksi Kamisan Malang ke-135 bukan sekadar angka, tetapi pengingat akan banyaknya nama yang terluka, nyawa yang direnggut, dan tangis yang masih menggema hingga hari ini.
Hasil investigasi independen terhadap data dan rekaman kamera pengawas yang dilakukan masyarakat sipil terhadap peristiwa penyiraman aktivis Andrie Yunus menyimpulkan bahwa pelaku di lapangan setidaknya berjumlah 16 orang.
Baca di https://t.co/KZ58AEww7H ➡️ https://t.co/UxLHcAINtD
#AndrieYunus #Kontras #PelanggaranHAM #AdadiKompas
Sudah genap dua pekan, Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus disiram air keras. Bagaimana kondisi terkini dari Andrie? Lalu apakah sudah ada perkembangan lain terkait kasus ini? Geser slide-nya sampai habis, ya.
| Narasi Daily
“The Zapatista Army of National Liberation did not come only from ideology, but from neglect.
In the highlands of Chiapas, Indigenous communities had spent decades being pushed aside, their lands eroded, their rights ignored. By the time NAFTA arrived in 1994, it felt like the final blow. So on January 1 of that year, the EZLN emerged publicly. Armed, masked, and clear about what they wanted: land, dignity, autonomy.
The uprising itself was brief, but what followed is why they still resonate. Instead of entering traditional politics, they built something parallel. Autonomous communities with their own systems of governance, education, and healthcare. No clear leader in the traditional sense, decisions made collectively. They did not ask to be included, they rewrote the structure.
That clarity is part of why they are still admired. Not just for resisting, but for sustaining a different way of living.
And within that, there is football.
Not as spectacle, but as a daily ritual. Matches played on dirt fields, woven into community life. A way of gathering that does not depend on hierarchy or money. Just presence.
That small detail traveled far. Banksy visited, painted murals, even played in matches there. Inter Milan responded to the movement with donations and support, and at one point, there was even talk of a game between them and the Zapatistas.”
Kawan-kawan kami di Surakarta, Bogi dan Hanif (Aliansi Sipporter Surakarta) hari ini dinyatakan bebas dari segala tuntutan.
Turut bersuka cita dan terharu atas perjuangan dan kesabaran kalian.
Hats off! 🖤🫂
KABAR KEMENANGAN RAKYAT!!!!
Atas dasar kemanusiaan & respon solidaritas sesama rakyat atas peristiwa terbunuhnya Affan Kurniawan seorang ojol yg dilindas Brimob, Bogi dan Hanif divonis bebas oleh hakim karena tidak memenuhi unsur pidana yg didakwakan!
Muleh lur @ASSurakarta1923
“Ketika hari ini terjadi pelanggaran HAM dan anak mudanya diam, itu akan melanggengkan kekerasan negara,” Andrie Yunus.
Doa dan solidaritas untuk kesembuhan Andrie. Keberanian tidak boleh padam, sebab jika kita semua memilih diam, pelanggaran HAM akan terus menemukan ruangnya.
Mau ngucapin terima kasih sehormat-hormatnya utk kawan-kawan kolektif dan semua yg selama hampir setahun ini bekerja dlm diam mendampingi kasus Tapol Agustus 2025:
Datang konsolidasi, mengurus logistik, berjejaring, organizing, bolak-balik sana sini, full pake waktu & tenaganya.
Happy International Women's Day to all the women in our lives, the women who have found strength to fight battles to help everyone, the women who show up day after day despite what they're going through themselves.
Remembering the women who are no longer here but have helped shape our lives.
Thank you to you all ❤️
[SERUAN AKSI HARI PEREMPUAN INTERNASIONAL]
MARI TURUN KE JALAN! 🫵😉
📆: Minggu, 8 Maret 2026
📍: Long March: Kantor Pos Alun-alun Merdeka – Balai Kota Malang
🕒: 15.00 - 18.00 WIB
PEREMPUAN BERSATU TAK BISA DIKALAHKAN!
HIDUP PEREMPUAN! ♀️✊🚩
#IWD#8Maret#LawanKekerasan
[POLISI MEMBUNUH LAGI!]
Di bulan suci ini, polisi sudah membunuh dua kali. Setelah Arianto Tawakal, Bertrand Eka Prasetyo menjadi korban selanjutnya. Ia tewas ditembak polisi ketika sedang bermain tembak-tembakan dengan senapan palsu bersama kawan-kawannya.
Turut berduka cita atas pembunuhan yang dilakukan oleh anggota polisi Polsek Panakkukang kepada Betrand Eka Prasetyo di Sulawesi Selatan. Semoga Almarhum tenang disana dan mendapatkan keadilan yang sepantasnya di dunia!
KP-ALTERNATIF — Archive
Recap of the latest protest in solidarity with Arianto Tawakal—a fourteen-year-old student who was murdered by a local Brimob officer.
We remember and demand justice and fair sanctions. Let this radicalize me, you, and all of us.
#PolisiPembunuh
Arianto Tawakkal (14), pelajar di Tual, Maluku, meninggal setelah diduga dipukul anggota Brimob menggunakan helm baja. Arianto terjatuh dari sepeda motor, mengalami luka berat, dan meninggal enam jam kemudian di rumah sakit.